Ilustrasi Toponimi, Foto: freepik.com

Wana dan Alas, Sebuah Toponimi Penanda Degradasi Lingkungan

Dalam kajian ilmu pengetahuan modern, penamaan tempat seperti ini dipelajari melalui ilmu toponimi, yaitu cabang ilmu yang mengkaji asal-usul, makna, serta perkembangan nama-nama wilayah dalam konteks geografis dan budaya. Pada masa lalu, penamaan suatu tempat atau wilayah umumnya tidak dilakukan secara sembarangan. Nama-nama tersebut lahir dari kondisi geografis, karakteristik lingkungan, sejarah, maupun pengalaman masyarakat yang hidup di dalamnya. Di Indonesia,…

Selengkapnya..
Sorong

Sorong dan Toponimi Penanda Bahaya

Sorong memiliki gugusan pulau indah yang begitu menghipnotis setiap pasang mata ketika memandanginya. Raja Ampat menjadi primadona bagi para wisatawan dalam negeri maupun luar negeri. Sebongkah surga di tanah Papua begitu tersohor namanya di seluruh belahan dunia.  Bila kita ingin mengunjungi Raja Ampat, terlebih dahulu kita menginjakkan kaki di Kota Sorong. Kota ini menjadi tempat singgah para wisatawan yang akan…

Selengkapnya..
Desa Tompe
Keadaan pantai di Desa Tompe, 22 Februari 2020, Foto: Santi Ariska

Desa Tompe dan Toponimi Tanda Tsunami

Desa Tompe menjadi lokasi pertama penelusuran pendokumentasian dimulai dari tempat yang sangat dekat dengan sumber gempa yang terjadi pada 28 September 2018. Desa Tompe terletak di Kecamatan Sirenja Kabupaten Donggala, desa ini terbentuk sejak 1991. Desa ini adalah pusat pemerintahan Kecamatan Sirenja yang ditetapkan pada tahun 2003 oleh pemerintah Kabupaten Donggala. Nama Tompe berasal dari nama sebuah pohon yang pernah…

Selengkapnya..