ilustrasi gempa, Foto: Antara

Cerita Tentang Kupang yang Dilanda Gempa 50 Tahun Silam

50 tahun yang lalu tepatnya pada 30 Juli 1975, wilayah Kupang dan sekitarnya mengalami gempa dengan magnitude 6,1 dengan kedalaman 30 km. Guncangan gempa ini dirasakan di Kupang hingga skala VII MMI (Modified Mercalli Intensity). Skala Mercalli adalah satuan untuk mengukur kekuatan gempa bumi. Kekuatan gempa VII MMI, artinya guncangan dirasakan hingga tiap-tiap orang keluar rumah. Terjadi kerusakan ringan pada rumah-rumah…

Selengkapnya..
Ilustrasi Gempabumi, Foto: freepik

Gempa yang Tak Terdeteksi Seismograf, Warga Banjarnegara Sempat Panik

Sejak beberapa bulan terakhir warga Desa Bantar dan Kubang, Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara beberapa kali mengalami kepanikan akibat gempa lokal yang terjadi. Dikutip Website resmi Kabupaten Banjarnegara rentetan gempa ini terjadi sejak 10 Februari 2026, uniknya fenomena getaran tanah berulang yang tidak tercatat dalam sensor gempa nasional, hanya saja dirasakan masyarakat setempat. Misman, warga Dusun Jomblang, mengatakan guncangan pertama terjadi sekitar…

Selengkapnya..
Gambar titik gempa, Foto: Dok. BMKG

7,3 M Gempa Maluku, Guncangan Kencang Berpotensi Tsunami

Gempa Maluku yang terjadi pada awal bulan April kemarin sangat mengagetkan bagi masyarakat. Serta data BMKG menunjukan bahwa telah terjadi gempa bumi pada 2 April 2026 pukul 05:48:14 WIB, dengan pusat gempa berada di laut sekitar 127 km tenggara Bitung. Gempa Maluku ini memiliki magnitudo 7,3 dan kedalaman 18 km, berlokasi di koordinat 1,21 LU dan 126,25 BT. Guncangan dirasakan…

Selengkapnya..
Titik Gempa Maluku, Foto: Dok. BMKG

Tanah yang Tak Pernah Diam: Menelusuri Jejak Tektonik dan Suara Purba Sulawesi Utara

Kejadian tektonik pagi itu, ketenangan di pesisir Sulawesi Utara koyak dalam hitungan detik. Baru beberapa hari yang lalu, tepatnya pada 2 April 2026, bumi kembali menunjukkan kuasanya. Sebuah guncangan hebat berkekuatan Magnitudo 7,4 menghantam, berpusat di zona subduksi Laut Maluku. Di Bitung dan Manado, gedung-gedung tinggi tampak “menari” mengerikan, sementara di Kepulauan Sangihe, suara retakan dinding rumah menjadi musik latar…

Selengkapnya..
Ilustrasi Gempabumi, Foto: Getty Images/CHUYN

Kata Bencana Gempa dalam Bahasa Jawa Kuno

Kata bencana gempa yang kita dengar sekarang ini mungkin merupakan penyempurnaan bahasa, tapi bagaimana dengan penyebutannya di masa lampau ?. Berbicara masa lalu tidak selalu membosankan seperti yang diperkirakan kebanyakan orang. Berbicara masa lalu justru terkadang membawa kita pada temuan baru yang menakjubkan.  Disasterchannel.co berkesempatan mendengarkan penjelasan arkeolog asal Malang bernama Rakai Hino dalam diskusi virtual pada 31/07/2021. Rakai Hino…

Selengkapnya..
Ilustrasi era kolonial di Depok, Foto: historiek

Gempa Depok 1874, Mengarsipkan Berita Gempa

Sangat sulit mencari arsip kegempaan sebelum masuk abad ke-19, gempa-gempa kecil yang berdampak namun tidak signifikan hampir sedikit sekali tercatat dalam katalog kegempaan yang ditulis oleh BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika). Tentu sangat tidak sebanding dengan data real time BMKG sekarang yang perharinya bisa mendeteksi belasan hingga puluhan kejadian perhari, sehingga setahunnya lebih dari ratusan kejadian terjadi. Mulai dari…

Selengkapnya..
Ilustrasi Observatorium, Foto: digitalcollections.universiteitleiden.nl

Historis Observatorium Sebagai Bagian Penting dalam Catatan Kegempaan

Sebagian catatan dalam penelitian ini bersumber dari Koninklijk Magnetisch en Meteorologisch Observatorium atau Badan Observatorium Magnetik dan Meteorologi Kerajaan lembaga pusat pemantauan cuaca dan kegempaan di masa kolonial.  Bangunan ini didirikan pada tahun 1866 oleh Dr. Pieter Adrian Beergma, menandai tonggak awal sistematisasi pengamatan geofisika di Hindia Belanda. Sebelum keberadaan lembaga ini, pemantauan kondisi cuaca maupun aktivitas kegempaan hanya dilakukan…

Selengkapnya..
Ilustrasi Gempa, Foto: Shutterstock/Andrey VP

Gempa Berulang di Bogor dan Sekitarnya, Wilayah Mana Saja yang Merasakan?

Gempa sudah tidak asing dirasakan oleh masyarakat Indonesia, sebab diketahui bahwa geografis Indonesia berdiri di atas patahan geologis yang sewaktu waktu dapat bergerak. Masyarakat lokal menyebutkan bermacam-macam mulai dari lini, lindu atau sebutan-sebutan lain yang merujuk pada guncangan akibat aktivitas tektonik bumi.  Intensitasnya pun berbeda-beda ada yang keras disertai dentuman atau bahkan tidak dirasakan secara langsung oleh manusia, tergantung pada…

Selengkapnya..
Titik Gempa Nabire, Foto: BMKG

Gempa 6,6 di Nabire, Mengganggu Jaringan Telekomunikasi

Nabire, Papua Tengah diguncang dua kali gempa bumi pada Jumat (19/9/2025). Gempa pertama dengan magnitudo 6,6 terjadi pukul 03.19 WIT. Pusat gempa berada di darat, sekitar 29 kilometer barat laut Nabire, pada kedalaman 24 kilometer dengan koordinat 3,47 Lintang Selatan dan 135,49 Bujur Timur. Beberapa jam kemudian, gempa susulan dengan magnitudo 5,1 kembali mengguncang wilayah yang sama pada pukul 07.53…

Selengkapnya..
Afghanistan setelah gempa, Foto: Dok. aa.com.tr

Afghanistan dilanda Gempa Magnitude 6,0

Pada Minggu malam, 31 Agustus, gempa bumi kuat mengguncang Afghanistan dengan kedalaman yang relatif dangkal, hanya sekitar 8 kilometer, sehingga guncangannya terasa sangat hebat. Gempa tersebut melanda Provinsi Kunar dan Nangarhar. Menurut laporan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), pusat gempa berada sekitar 27 kilometer dari kota Jalalabad. Selain itu lima gempa susulan juga terjadi dan tercatat sebagai yang terkuat dengan…

Selengkapnya..