Prosesi upacara festidal egek, Foto: tribunsorong.com/Safwan Ashari

Batasi Diri Mengambil Sumber Daya Alam, Lewat Sasi dan Egek

Konsep pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan sebenarnya telah lama dipraktikkan oleh masyarakat adat jauh sebelum istilah sustainability dikenal dalam literatur modern. Melalui sistem sasi dan egek, masyarakat secara kolektif menetapkan batas, waktu, dan cara pengambilan sumber daya alam. Praktik ini menjadi bukti bahwa kearifan lokal memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus memenuhi kebutuhan hidup masyarakat secara adil….

Selengkapnya..
Pembangunan Terasering Bambu, Foto: Martda/jprm

3 Kearifan Lokal Masyarakat dalam Hadapi Longsor dan Tanah Bergerak

Hujan terus mengguyur membawa muatan bencana tak terkendali seperti banjir, tanah longsor dan pergerakan tanah. Bencana Hidrometeorologi masih terus terjadi di wilayah Indonesia meskipun saat ini seharusnya sudah mengalami musim kemarau. Antisipasi dan anjuran dari BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) terus dilakukan sebagai upaya mitigasi di era modern ini dengan berbasis media digital: channel whatsapp, siaran youtube serta kampanye-kampanye…

Selengkapnya..
Ilustrasi Kearifan Lokal, Foto: Dok. kajianpustaka.com

Belajar dari Leluhur: Kearifan Lokal sebagai Penjaga Kita dari Bencana

Kearifan lokal di Indonesia sangat beragam dikarenakan banyaknya suku-suku yang ada di Indonesia, sealin itu Indonesia adalah negara kepulauan yang terletak di kawasan Cincin Api Pasifik, menjadikannya rentan terhadap berbagai bencana alam seperti gempa bumi, letusan gunung berapi, tsunami, dan banjir. Namun, di balik kerentanan itu, Indonesia juga menyimpan kekayaan luar biasa berupa kearifan lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun…

Selengkapnya..