Sebelum Liburan Dikala Ancaman Omicron, Yuk Simak Informasi Berikut!

PUBLISHED

Disasterchannel.co,- Sebentar lagi akan genap kita semua menghabiskan waktu selama 365 hari di tahun 2021 ini. Libur akhir tahun telah tiba, tapi pandemi belum berakhir. Banyak di antara kita yang sedang berada dalam kegamangan antara liburan atau berdiam di rumah demi mengurangi risiko pandemi. Tetapi mungkin ada yang lebih memilih pergi berlibur melepas penat yang sudah bersemayam setahun penuh. Pilihan hanyalah pilihan, yang jelas apapun pilihannya, kita harus meminimalisir penularan COVID-19. 

Varian Omicron ini muncul berbarengan dengan waktunya liburan, hal ini menambah kekhawatiran. Varian Omicron adalah varian baru dari novel coronavirus SARS-CoV-2. Varian ini pertama kali dilaporkan ke Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 24 November. Varian ini pertama kali terdeteksi awal bulan itu dalam sampel yang dikumpulkan di Botswana dan Afrika Selatan. Pada 26 November, WHO menamai varian tersebut dan diklasifikasikan sebagai varian yang menjadi perhatian.

Dilansir dari healthline.com, Profesor Cyrille Cohen, PhD, direktur Lab Imunoterapi di Universitas Bar-Ilan di Israel mengatakan “Satu-satunya informasi yang dapat dipercaya yang kami miliki dari Afrika Selatan adalah bahwa tampaknya Omicron dapat menginfeksi orang yang baru sembuh dengan tingkat yang lebih tinggi daripada varian lainnya,” katanya.

Selanjutnya Cohen mengatakan tampaknya lebih menular daripada varian lain berdasarkan data yang tersedia saat ini. Diperkiraan bahwa Omicron berkisar antara 30 hingga 300 persen lebih menular daripada varian Delta.

Pakar medis menyarankan agar tidak melakukan perjalanan yang tidak perlu di musim liburan ini. Bila terlanjur sudah merencanakan perjalanan liburan, maka kita harus mengambil tindakan ektra untuk pencegahan penularan COVID-19. 

Berikut adalah cara yang lebih aman untuk merayakan liburan:

  • Bagi sahabat DC yang belum divaksin, tetapi ingin pergi berlibur, maka segera vaksinasi diri anda.
  • Kenakan masker yang pas di hidung dan mulut dengan sempurna jika kita berada di tempat umum di dalam ruangan.
  • Mengunjungi tempat destinasi wisata outdoor yang sepi lebih aman dari pada di dalam ruangan. Hindari menghabiskan waktu di ruang yang ramai dan berventilasi buruk.
  • Jika kita merasakan sakit atau memiliki gejala COVID-19, lebih baik membatalkan perjalanan liburan dan menerima siapapun tamu yang berkunjung.
  • Pertimbangkan untuk melakukan tes swab sebelum dan setelah melakukan perjalanan. Bila hasil tes swab yang positif sebelum berpergian, berarti harus membatalkan perjalanan. Lakukan karantina mandiri setelah melakukan perjalanan liburan.
  • Selalu upayakan cashless atau menggunakan layanan digital dalam berbagai pembayaran dan pemesanan guna meminimalkan interaksi. Masyarakat sebisa mungkin menggunakan layanan digital dalam pembayaran tiket atau hotel agar tidak perlu berinteraksi dengan banyak orang atau menyentuh benda-benda yang berada di tempat publik.

Selama melakukan liburan, jangan sampai kendor menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Apalagi saat berada di tempat publik yang dikunjungi banyak orang seperti tempat pariwisata. Biasakan untuk rajin cuci tangan memakai sabun dan selalu membawa hand sanitizer agar terhindar dari potensi penularan virus di permukan benda-benda selama liburan. (LS)

Sumber:

https://travel.tempo.co/read/1414968/mau-liburan-akhir-tahun-simak-dulu-pesan-dokter-agar-tetap-aman/full&view=ok

https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/daily-life-coping/holidays/celebrations.html

https://www.healthline.com/health-news/holiday-travel-and-omicron-concerns-what-to-know-before-you-go#How-the-survey-was-conducted