5 Tips Tetap Sehat, Olahraga di Rumah

olahraga
foto ilustrasi olahraga disekitar rumah, sumber: alodokter.com
Ekspedisi Jawadwipa

Olahraga menjadi hal yang penting sekarang ini apalagi sudah banyak sekali pembatasan kegiatan yang dilakukan selama pandemi ini. Bahkan nama-nama pembatasan kegiatan saja sudah berubah-ubah dari mulai PSBB, PSBB transisi, PSBBketat, PSBB transisi 2, PPKM, PPKM Mikro, PPKM darurat dan yang terakhir PPKM level 3 dan 4. Dari semua nama ini memaksa kita untuk melakukan kegiatan apapun di dalam rumah. 

Walau hanya beraktivitas di dalam rumah, tubuh harus tetap sehat. Olahraga sebagai upaya menjaga tubuh tetap sehat bisa dilakukan di dalam rumah. Dilansir dari webmd.com, menurut Kevin Steele, PhD, ahli fisiologi olahraga dan juga vice president of 24 Hour Fitness Centers, program kebugaran yang efektif memiliki lima komponen, yang semuanya dapat kita lakukan di rumah, di antaranya:

  1. Sebuah pemanasan.
  2. Latihan kardiovaskular (aerobik).
  3. Latihan resistensi (membangun kekuatan).
  4. Gerakan fleksibilitas.
  5. Sebuah pendinginan

5 Olahraga yang Dapat Dilakukan di Rumah

Kelima komponen yang dikemukakan oleh Kevin Steele, semua bisa kita lakukan di rumah. berikut adalah tips olahraga di rumah aja ala disasterchannel.co:

  1. Berjalan santai
olahraga
Gambar 1. Ilustrasi gambar Jalan Santai Sumber: alodokter.com

Pemanasan bisa dilakukan dengan berjalan santai. Berjalan santai adalah bentuk olahraga ringan yang dapat dilakukan dimana saja, termasuk di dalam rumah. lakukan jalan santai di rumah sebagai permulaan dari rangkaian olahraga.

2. Lompat Tali

olahraga
Gambar 2. Ilustrasi gambar lompat tali, Sumber: idntimes.com

Lompat tali termasuk kedalam latihan aerobik atau kardiovaskular. Lompat tali juga dapat meningkatkan kesehatan jantung. Lakukan lompat tali sebagai latihan aerobik di rumah selama 10-15 menit.

3. Squat

Gambar 3. Ilustrasi gambar squat, Sumber: idntimes.com

Setelah lompat tali, lakukan squat untuk mengaktifkan otot-otot tubuh. Selain mengaktifkan otot-oto tubuh, squat juga dapat membakar lemak pada area perut dan pinggang. Squat juga dapat mengencangkan bokong dan paha.

4. Push Up

Gambar 4. Ilustrasi gambar Push-up, Sumber: mondaycampaigns.org

Sama dengan squat, push up dalah gerakan yang masuk kedalam latihan resistensi. Push-up melibatkan dada, deltoid, bisep, trisep, bahkan perut dan punggung atas. Manfaat push up pertama yang dapat dirasakan adalah mampu meningkatkan kekuatan pada otot. Selain itu push-up juga dapat meningkatkan kesehatan jantung.

5. Peregangan Pose Yoga

Gambar 5. Ilustrasi gambar Yoga, Sumber: flokq.com

Beberapa pose yoga dapat dilakukan untuk relaksasi setelah selesai melakukan rangkaian olahraga. Gerakan gerakan yoga bersifat meregangkan otot-otot yang kaku. Yoga juga dapat merelaksasi pikiran kita yang sudah jenuh di rumah aja.(LS)

Sumber:

https://www.webmd.com/fitness-exercise/features/no-gym-required-how-to-get-fit-at-home#1

halodoc.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *