Program KUAT Dampingi Kota Cibinong

program KUAT
Peserta Program KUAT, Sumber: Santi Ariska
Ekspedisi Jawadwipa

Program KUAT yang mendampingi daerah Cibinong di Kabupaten Bogor. Cibinong merupakan salah satu kecamatan yang terletak di Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Nama Cibinong sendiri memiliki sejarah tersendiri yang belum banyak diketahui orang. Kata Cibinong terdiri dari dua suku kata, yaitu “Ci” yang berarti aliran sungai atau air, dan “Binong” yang mengacu pada nama pohon Nudiflora Tetrameles.

Daerah Cibinong

program KUAT
Peta Cibinong Zaman Dahulu, Sumber : Old Map – KITLV

Cibinong merupakan pusat pemerintahan Kabupaten Bogor. Kawasan ini awalnya merupakan penggabungan sembilan kelompok pemukiman oleh Gubernur Jenderal Baron Van Inhof pada tahun 1745. Kesembilan kelompok inilah yang menjadi inti masyarakat Bogor hingga saat ini. Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 1982, Ibukota Kabupaten Bogor dipindahkan dan didirikan di Cibinong.

Sejak tahun 1990, kegiatan pemerintahan dipusatkan di Kantor Pemerintahan di Cibinong. Padahal, berdasarkan informasi, kawasan Cibinong pernah dipersiapkan sebagai pengganti ibu kota pemerintahan Jakarta pada 1980-an. secara geografis Kabupaten Cibinong terletak di dataran rendah utara Bogor. Ketinggian Cibinong berkisar antara 110 hingga 152 meter di atas permukaan laut, dengan medan agak berbukit di sekitar bantaran sungai.

Karenanya, tak heran jika Cibinong memiliki suhu yang hampir sama dengan daerah di Depok atau Jakarta Selatan yang panas. Hal ini berbeda dengan daerah lain di Bogor yang terkenal dengan iklimnya yang sejuk.

Meskipun Cibinong terletak di dataran rendah dan dilintasi oleh beberapa sungai, Cibinong dikenal sebagai daerah bebas banjir sejak zaman dahulu. Nama Cibinong sendiri memiliki asal usul yang tidak banyak diketahui orang. Diyakini berasal dari dua suku kata, “ci”, yang berarti sungai atau aliran air dan binong yang mngau pada nama pohon Nudiflora Tetrameles. Pohon ini tergolong tumbuhan langka. Ciri khas pohon binong adalah akarnya yang menjalar di permukaan tanah dan bebatuan.

Program KUAT

Kemudian mengapa program KUAT (Komunitas Urban Untuk Aksi Tangguh)  yang didukung oleh USAID, Miyamoto, CRS, WVI, LPBI NU dan SKALA Indonesia menyasar ke wilayah tersebut ? Dari catatan Indonesia’s Historical Earthquakes dari Geoscience Australia dan mengutip Encyclopedia of World Geography bahwa, Cibinong salah satu wilayah yang mengalami kerusakan parah akibat gempa yang terjadi tahun 1834, karena kejadian gempa selalu berulang maka kesiapsiagaan harus dibangun sejak dini, bukan hanya kesiapsiagaan masyarakat, tetapi pemerintah dan lembaga usahanya harus menyiapkan diri.Cibinong memang perlu mnjadi perhatian karena ada ribuan industri skala besar dan kecil yang ada di Cibinong, data APKINDO menyebutkan lbih dari 250 perusahaan yang ada di Cibinong yang berskala besar berada di Cibinong. Sementara dari data peta lama (Old Map) yang dikeluarkan oleh KITLV Cibinong sangat penting karena jaringan telpon berada di sepanjang jalan utama, menghubungkan Batavia dan Bogor. (RN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *