PMI Bantu Pemerintah Respon Longsor Pulau Serasan

Tim PMI melakukan pemeriksaan pada korban longsor, Sumber: Atep Maulana
Ekspedisi Jawadwipa

Tim Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Natuna telah turun tangan dalam membantu penanganan bencana banjir dan longsor di Serasan. Pada Selasa, 7 Maret 2023, ketua PMI Cabang Natuna, Suhelmi, mengatakan bahwa 7 anggota PMI telah diturunkan untuk membantu mengevakuasi korban dan memasang posko bencana.

“Tim kami terdiri dari manajemen tanggap darurat bencana, pertolongan pertama, evakuasi, dan distribusi. Kami juga membawa perlengkapan masak, selimut, masker, dan hand sanitizer untuk dibagikan kepada korban bencana,” katanya belum lama ini.

Sementara itu, Tenaga Kesehatan PMI Natuna Dr. Monika telah tiba pada hari pertama bencana dan memberikan bantuan serta layanan kesehatan.

PMI Bantu Pemerintah Respon Longsor Pulau Serasan

“Tim PMI Natuna awalnya akan berangkat menggunakan MV Indra Perkasa dari Pelabuhan Tanjung Payung Penagi, namun akhirnya kami diberangkatkan menggunakan KRI Bontang bersama relawan dan logistik yang akan diberangkatkan ke Serasan,” kata Suhelmi.

Dalam penanganan bencana ini, kebutuhan yang diperlukan adalah air mineral, sembako, dapur umum, hygiene kit, family kit, popok bayi, selimut, pakaian, alas tidur, alat komunikasi, jas hujan, senter, dan gense. PMI Natuna berharap dapat membantu proses evakuasi korban di lokasi bencana dan memenuhi kebutuhan yang diperlukan untuk para korban.

Suhelmi mengungkapkan bahwa PMI Natuna akan bergabung dengan Tim SAR Gabungan untuk mengevakuasi korban bencana dan membantu penanganan di lokasi. Dalam kondisi cuaca yang cerah namun berangin, bantuan dan upaya dari berbagai pihak dibutuhkan untuk membantu para korban bencana banjir dan longsor di Serasan.

Bencana yang terjadi di Serasan, Kabupaten Natuna, bermula dari hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut sejak beberapa hari lalu. Hujan yang terus menerus tersebut menyebabkan air sungai dan laut yang berdekatan dengan permukiman penduduk meluap dan merendam rumah-rumah warga.

Bencana banjir dan longsor yang terjadi di Serasan, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, telah menimbulkan dampak yang sangat besar bagi masyarakat setempat. Berdasarkan data yang dihimpun, hingga saat ini sebanyak 1.216 jiwa telah mengungsi ke tempat yang lebih aman dan terdapat 10 jiwa yang telah meninggal dunia akibat bencana ini. Selain itu, ada juga 47 jiwa yang masih hilang, 5 jiwa mengalami luka berat, dan 3 jiwa mengalami luka ringan.

Dampak dari bencana ini juga menyebabkan 27 unit rumah warga tertimbun oleh material longsor dan terendam oleh banjir. Hal ini membuat masyarakat setempat semakin terdampak dan membutuhkan bantuan dari pihak-pihak terkait. Oleh karena itu, berbagai upaya dan langkah telah diambil untuk membantu korban bencana, seperti pengiriman tim dan logistik dari Palang Merah Indonesia (PMI) dan pemerintah setempat.

Meskipun kondisi cuaca saat ini telah membaik dan menunjukkan cuaca cerah, namun para relawan dan pihak-pihak terkait tetap berusaha untuk memberikan bantuan dan memulihkan kondisi masyarakat setempat yang terdampak bencana.

Kontributor: Atep Maulana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *