CRS Gelar Lokakarya untuk Tingkatkan Kapasitas Masyarakat Kab. Bogor dalam Menghadapi Bencana melalui Program KUAT

PUBLISHED

Disasterchannel.co,- Rabu, 13 September 2023, Catholic Relief Service (CRS) bersama Miyamoto Internasional dan Wahana Visi Indonesia yang tergabung dalam konsorsium KUAT (Komunitas Perkotaan Untuk Aksi Tangguh) melaksanakan Lokakarya Pengembangan Rencana Detail Pelaksanaan Program KUAT. Kegiatan Lokakarya ini dilaksanakan di Hotel Lorin, Sentul, Kabupaten Bogor. 

Lokakarya ini dilakukan sekaligus sebagai kick-off Program KUAT. Kegiatan ini  melibatkan berbagai macam kalangan, di antaranya masyarakat, pemerintah, mitra lokal dan sektor swasta. Kegiatan dihadiri oleh sekitar 60 peserta yang terdiri dari kementerian/lembaga, berbagai pemangku kepentingan terkait, perwakilan camat dan lurah di Kabupaten Bogor.

Kegiatan ini merupakan salah satu langkah awal yang dijalankan konsorsium KUAT untuk mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kesadaran dan kapasitas masyarakat di wilayah perkotaan dan semi kota yang memiliki risiko bencana tinggi, khususnya di Jakarta, Tangerang dan Kabupaten Bogor.

Kegiatan ini dibuka dengan sambutan dari Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin. Dalam pembukaannya, Burhanudin menyatakan, pentingnya kolaborasi pentahelix dalam membangun kesiapsiagaan dan tanggap bencana di masyarakat, sebagai salah satu upaya mitigasi agar dampaknya dapat diminimalisir. Beliau mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada konsorsium ini karena telah memilih Kabupaten Bogor sebagai lokus Program KUAT.

Dalam sambutannya, Hester Smidt selaku CRS Head of Programming memberikan keterangan bahwa alasan untuk memilih Kabupaten Bogor untuk pelaksanaan program kami adalah karena Program Kuat menyasar pada wilayah profil perkotaan dan wilayah sekitar kota. Kepadatan penduduk yang ada di Kabupaten Bogor tinggi dan memiliki risiko bencana tinggi. 

Terakhir, Hester mengajak semua unsur dapat bekerjasama dan berkomitmen untuk masa depan yang lebih kuat dalam menghadapi bencana.

Fatwa Fadillah, selaku CRS Program Manager untuk Program KUAT berkata “Selain untuk meningkatkan kesadaran dan kapasitas masyarakat akan kesiapsiagaan bencana dan tanggap darurat, Program KUAT juga dirancang untuk meningkatkan kapasitas dan koordinasi keterlibatan aktor-aktor sektor publik dan swasta dalam upaya pengurangan risiko bencana dan ketahanan di Indonesia”. 

“Harapannya dengan dilakukannya lokakarya ini, kita dapat menjaring masukan dari para pemangku kepentingan, serta bisa mengintegrasikan rencana kesiapsiagaan bencana dan tanggap darurat semua lembaga pemerintah yang ada di Kabupaten Bogor dengan rencana kerja BPBD”, tambah Fatwa.

Pelaksanaan Program KUAT akan bekerja sama dengan Yayasan Skala Indonesia dan Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama Jawa Barat (LPBI NU Jabar). Program ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kesiapsiagaan bencana dan tanggap darurat di Kabupaten Bogor, menyasar empat wilayah di Kelurahan Cisarua, Desa Citeko, Kelurahan Pondok Rajeg dan Kelurahan Nanggewer. Program yang akan dilaksanakan hingga tiga tahun ke depan ini didanai oleh Bureau for Humanitarian Assistance (BHA) USAID. 

Kegiatan dilanjutkan dengan serangkaian proses workshop pembuatan timeline kerja dan juga peluang kerjasama antar pihak untuk mensukseskan program ini. Lokakarya ini merupakan salah satu upaya pengurangan risiko bencana dari sekian banyak permasalahan kompleks yang ada di Kabupaten Bogor. Harapannya, Upaya ini akan menular ke berbagai pihak dan membuat kita menjadi lebih kuat dalam menghadapi bencana. (LS)