Ekspedisi Palu-Koro, Gempa, Tsunami dan Berkah yang diberikan Sebuah Sesar

Seperti kita ketahui Indonesia adalah negeri yang sudah kerap mengalami bencana dan terus terancam bencana. Salah satu penyebabnya adalah karena adanya pertemuan setidaknya tiga lempeng Indo-Australia, lempeng Eurasia dan lempeng Pasific yang terus bergerak dan menimbulkan gempa dan tsunami di beberapa wilayah tertentu. Pergesekan dan tumbukan dua lempeng tektonik ini disebut oleh ahli geologi menghasilkan Sesar atau Patahan. Aktifitas sesar ini juga mempengaruhi aktivitas gunung berapi yang berarti juga adanya ancaman gunung meletus. Sejauh ini kita lebih banyak menyoroti sesar aktif Semangko yang berada di Sumatra. Sekarang Sesar Palu-Koro yang berada di Sulawesi mulai banyak dibicarakan para ahli. Dua sesar
Continue Reading

Gempabumi Jayapura M=5,9 Tidak Berpotensi Tsunami

HARI Sabtu pagi, 17 September 2016, pukul 08.20.20 WIB, wilayah Kota Jayapura diguncang gempabumi tektonik. Analisis BMKG menunjukkan bahwa gempabumi berkekuatan M=5,9 dengan pusat gempabumi pada koordinat 2,05 LS dan 140,66 BT, tepatnya di laut pada jarak 65 km arah utara kota Jayapura pada kedalaman 10 km. Peta tingkat guncangan shake map BMKG menunjukkan, dampak gempabumi ini menimbulkan guncangan pada II Skala Intensitas Gempabumi BMKG atau II-III MMI di wilayah Jayapura, Sentani, Keerom, Tobadi, Wari, Sapari, Doromena. Yaona, Depapre, dan Dazai. Di daerah ini guncangan gempabumi dilaporkan dirasakan oleh orang banyak, benda-benda tergantung berayun dan jendela kaca bergetar. Hingga saat
Continue Reading

Gempabumi Parigi Moutong Sulteng Dipicu Aktivitas Sesar Aktif

Hari Rabu (7/9/2016) pukul 21.32.40 WIB, wilayah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, diguncang gempabumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempabumi terjadi dengan kekuatan M=5,1. Pusat gempabumi terletak pada 0,92 LS dan 120,43 BT, tepatnya di lepas pantai pada jarak 30 km arah tenggara Kota Parigi di kedalaman 10 km. Hasil analisis peta tingkat guncangan (shake map) BMKG menunjukkan bahwa dampak gempabumi berupa guncangan kuat dirasakan di Puntuli, Sausu, Torue, Tindaki, Ribamba, Dolago, Parigi, Pebengko, dan Membuke pada skala intensitas II SIG BMKG (IV-V MMI), sementara di Biromaru dan Palu dirasakan pada skala intensitas II SIG BMKG (III MMI). Banyak
Continue Reading

BMKG dan BNPB Gelar Indian Ocean Wave Exercise 2016 Untuk Kesiapan Menghadapi Tsunami di Samudera Hindia

Negara-negara di kawasan Samudra Hindia kembali menguji coba sistem peringatan dini tsunami, Rabu (7/9), dengan skenario gempa berkekuatan 9,2 di zona Megathrust Kepulauan Mentawai. Simulasi yang dinamakan Indian Ocean Wave Tsunami Exercise 2016 (IOWAVE16) merupakan agenda dua tahunan dari negara-negara berpotensi terdampak tsunami di Samudra Hindia sebagai respon atas banyaknya korban jiwa saat tsunami Aceh 26 Desember 2004. “BMKG hari ini menggelar Indian Ocean Wave Exercise (IOWAVE16), yang merupakan program gladi berkala dua tahunan ICG/IOTWS – Sistem Peringatan Dini dan Mitigasi Tsunami untuk negara-negara di Samudera Hindia. Gladi berkala ini telah dilakukan sejak 2009. Gladi pada tahun 2016 ini sekaligus
Continue Reading

Sekilas Sejarah Gempa di Sulawesi

Sesar Palu–Koro merupakan sesar aktif di Pulau Sulawesi. Mungkin gempa yang mengakibatkan tsunami pada 1 Desember 1927 adalah peristiwa gempa yang tercatat dengan baik. Gempa yang bersumber di Teluk Palu ini dirasakan hingga ke bagian tengah Pulau Sulawesi yang berjarak 230 km. Korban jiwa akibat tsunami setinggi 15 meter ini sebanyak 14 jiwa dan 50 lainnya luka-luka. Gempa ini menimbulkan kerusakan parah terutama di pelabuhan dan menyebabkan penurunan dasar laut sedalam 14 meter. Gempa dahsyat kembali menerjang Pulau Sulawesi pada 20 Mei 1938 yang dirasakan di semua wilayah Sulawesi hingga ke wilayah bagian timur Pulau Kalimantan. Teluk Parigi adalah wilayah
Continue Reading

Ekspedisi Palu-Koro dan Beberapa Aspek Unik Yang Mesti Dikedepankan

Workshop untuk mempersiapkan Ekspedisi Palu-Koro telah diselenggarakan tanggal 11 Agustus 2016 lalu di Gedung DEN, Jl. Gatot Subroto, Jakarta. Workshop ini terselenggara berkat dukungan Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI), Komite Eksplorasi Nasional (KEN) dari Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Badan Nasional Penanggulanan Bencana (BNPB) dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Ekspedisi yang diinisiasi oleh Perkumpulan SKALA dan Platform Nasional (Planas) untuk Pengurangan Risiko Bencana (PRB) ini sejak awal sekali didukung oleh IAGI yang diketuai oleh Sukmandaru Prihatmoko. Menyusul datang juga dukungan dari BPPT dan BNPB. Lalu menyusul juga KEN diwakili oleh Ketuanya Andang Bachtiar yang kut memberi
Continue Reading

Ekspedisi Palu-Koro Mengungkap Wilayah Rawan Gempa Besar di Sulawesi

Untuk mempersiapkan Ekspedisi Palu-Koro yang akan dilaksanakan pada bulan September 2016, Planas, Perkumpulan SKALA, DisasterChannel.co dan Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI), serta Komite Eksplorasi Nasional (KEN) menyelenggarakan sebuah workshop hari ini, 11 Agustus 2016. Ekspedisi ini akan mengungkap potensi bencana gempa dan tsunami di wilayah Sulawesi, terutama wilayah yang berada di atas wilayah Sesar Palu-Koro yang membentang dari Teluk Palu hingga ke Teluk Bone. Hasil ekspedisi ini akan berbentuk film dokumenter yang akan di tayangkan di TV dan juga berbentuk sekumpulan foto serta buku dengan fokus kajian yang berbeda-berda. Workshop dibuka oleh sekjen Platform Nasional (Planas), Trinirmalaningrum yang menjelaskan tentang
Continue Reading

Delapan Puluh Sesar Aktif Mengancam Indonesia

Setidaknya ada 5 lempeng tektonik berada di wilayah Indonesia. Tumbukan atau pergesekan lempeng-lempeng tektonik itu tidak tanggung-tanggung menghasilkan 80 sesar aktif. Itu artinya kapan saja dan di mana saja (di atas wilayah sesar) bisa terjadi gempa dan jika terjadi di bawah laut ia bisa menimbulkan tsunami. Para ahli pernah menyampaikan di sebuah seminar di tahun 2014 lalu, bahwa kita perlu mengenali ancaman yang unik di setiap daerah, serta mengadopsi kearifan lokal. Bersamaan dengan itu perlu juga melakukan penguatan kapasitas dan sinergi stakeholders. Pakar tsunami Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi Widjo Kongko dalam seminar nasional Jaya Giri Jaya Bahari 2014 lalu
Continue Reading

Ekspedisi Palu-Koro Mengungkap Kerawanan Bencana Gempa dan Tsunami

Indonesia berada di atas setidaknya 2 sesar aktif (pertemuan 2 lempeng tektonik yg bergesekan dan bertumbukan) dan juga di wilayah ring of fire (gunung api aktif). Tidak heran ada banyak gempa dan tsunami kecil atau pun besar yg tidak bisa diprediksi. Indonesia bahkan terancam dengan munculnya megathrust (tumbukan atau gesekan yg menghasilkan gempa dengan magnitude melebihi angka 9). Sudah hampir 2 dekade terakhir ini Indonesia mulai akrab dengan program Pengurangan Resiko Bencana (PRB) seperti di negeri-negeri yg rawan bencana misalnya Jepang. Program PRB ini tentu untuk mengurangi jumlah korban jiwa dan kerugian material saat bencana datang yg tidak diketahui kapan.
Continue Reading

Gempa Selat Sunda Tidak Berpotensi Tsunami

Hari Minggu, 7 Agustus 2016, pukul 21.02.40 WIB, wilayah Lampung diguncang gempabumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempabumi terjadi dengan kekuatan M=5,0. Pusat gempabumi terletak pada koordinat 6,03 LS dan 104,16 BT, tepatnya di laut pada jarak 80 km arah selatan Kotaagung, dengan kedalaman 57 km. Hasil analisis peta tingkat guncangan (shake map), menunjukkan bahwa dampak gempabumi berupa guncangan cukup kuat di Krui, Marang, Banjarnegeri, Kotajawa, Bandaragung, Kotaagung, dan Tanggamus pada skala intensitas II SIG BMKG (III-IV MMI). Di daerah ini gempabumi dirasakan oleh orang banyak. Beberapa warga dilaporkan sempat berlari keluar rumah untuk menyelamatkan diri, namun demikian hingga
Continue Reading