Diskusi di Perpustakaan MPR RI tentang “Pembangunan Infrastruktur dan Ancaman Bencana Gempa”

DisasterChannel.co – 29/11/2017 – Senin siang lalu 27/11/2017, di Ruang Presentasi Perpustakaan MPR RI diselenggarakan sebuah diskusi bertajuk “Pembangungan Infrastruktur dan Ancaman Bencana Gempa” dengan pembicara: DR. Moh. Ridwan Dipl. E.Eng dari Peneliti Gempa, Pusat Litbang Perumahan permukiman, PUPR, Ir. Sukmandaru M.Sc. dari IAGI, dan Trinirmalaningrum dari Perkumpulan SKALA. Diskusi ini kerjasama antara Perpustakaan MPR RI dengan Perkumpulan SKALA dan Tim Ekspedisi Palu-Koro. Satu pembicara, DR. Sutopo Purwo Nugroho, Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB batal hadir, karena di waktu yang sama harus menyelenggarakan konferensi pers soal Gunung Agung, Bali yang baru saja meletus. Meski diselenggarakan di gedung DPR RI,
Continue Reading

Diskusi di Perpustakaan MPR RI tentang “Pembangunan Infrastruktur Jokowi dan Ancaman Gempa”

DisasterChannel.co – 24 Nov 2017 – Bulan September 2017 lalu, Kementerian PUPR meluncurkan peta sumber dan bahaya gempa terbaru. Peta tersebut untuk digunakan sebagai pertimbangan dalam menyusun perencanaan pembangunan proyek infrastruktur. Peta yang selalu diupdate itu mencatat ada 295 sesar yang tersebar di seluruh Indonesia, kecuali Kalimantan.  Data ini menunjukkan bahwa Indonesia sangat rawan bencana gempa, walau belum dapat diperkirakan berapa skala richter gempa tersebut akan terjadi, tetapi berdasarkan sejarah persitiwa bencana, sudah dapat diprediksi berapa skala richter wilayah-wilayah tertentu akan mengalami guncangan. Sejarah mencatat, Indonesia pernah mengalami beberapa peristiwa bencana di beberapa tempat, Aceh tahun 2004, mengalami gempa 9.0
Continue Reading

BNPB Menyelenggarakan Seminar Nasional Seputar Gempa Bumi dan Tsunami

DisasterChannel.co – 28/08/2017 – Lebih 148,4 juta jiwa penduduk Indonesia atau 62,4% dari total penduduk Indonesia terpapar bahaya gempa bumi dan tsunami. Hal ini mendorong Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk menyelenggarakan seminar nasional pada Senin 29 Agustus 2017 dengan tema “Membangun Kapasitas dan Kesiapsiagaan Nasional dalam menghadapi ancaman Gempa bumi dan Tsunami, Menuju Pembangunan yang lebih Aman Bencana.” Indonesia perlu aktif dalam menyebarluaskan perkembangan penanggulangan bencana ini kepada masyarakat dan pemangku kebijakan, seperti pemahaman ancaman dan tata kelola risiko bencana. Pengurangan risiko bencana (PRB) gempa bumi dan tsunami mutlak dilakukan demi melindungi masyarakat Indonesia, serta meminimalisir potensi kerugian ekonomi. Seminar
Continue Reading

Jejak Tsunami Raksasa Ditemukan di Selatan Jawa; Kapan Akan Berulang?

Ekspedisi Palu-Koro yang akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat ini adalah upaya pengurangan risiko bencana (PRB) di wilayah Sulawesi Tengah yang menurut ahli geologi terancam gempa dan tsunami besar karena adanya beberapa sesar aktif di sana. Ekspedisi ini tidak akan berhenti di wilayah ini, karena ada lebih dari 200 sesar aktif di Indonesia. Wilayah pantai selatan pulau Jawa juga salah satu yang terancam gempa dan tsunami besar. Wilayah Lebak menurut beberapa penelitian paleotsunami pernah dilanda tsunami besar ratusan tahun lalu. Meski demikian tidak ada catatan tertulis berupa manuskrip kuno tentang tsunami besar ini. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan
Continue Reading

Wawancara dengan Para Ahli Geologi soal Berbagai Sesar Penghasil Gempa di Sulawesi Tengah

Sulawesi Tengah memiliki banyak sesar (patahan tektonik). Gempa sering terjadi di Sulawesi, namun kurang disorot media. Sesar yg utama, yaitu Sesar Palu-Koro menurut ahli geologi menyimpan gempa besar, yg bahkan lebih besar dari Sesar Semangko di Sumatra. Meski demikian progam Pengurangan Risiko Bencana (PRB) di Sulawesi Tengah kurang digalakkan oleh berbagai kalangan, terutama oleh pemerintah. Ekspedisi Palu-Koro yang akan dilaksanakan pada bulan Agustus 2017 akan mengangkat soal ini dengan melakukan sejumlah penelitian, pembuatan documentary untuk TV, foto, buku, diskusi, seminar dan pelatihan. Ekspedisi ini tidak hanya akan mengangkat soal bencana gempa dan tsunami, tetapi juga akan mengangkat soal lain yang
Continue Reading

Rata-rata Rp 30 Trilyun Per Tahun Melayang karena Bencana

DisasterChannel.co – Setiap tahun dampak bencana mengakibatkan kerugian ekonomi rata-rata sebesar 30 trilyun per tahun sepanjang lima tahun terakhir ini. Demikian disampaikan Willem Rampangilei kepala BNPB saat membuka latihan gabungan penanganan darurat bencana gempa bumi dan tsunami di Ambon, Maluku, Selasa (15/11). Pada tahun 2016 tercatat terjadi 1.985 kejadian bencana. Jumlah ini akan masih terus bertambah karena curah hujan akan terus meningkat selama bulan November hingga Desember sehingga kejadian banjir, longsor dan puting beliung diprediksi akan terus terjadi di berbagai wilayah. Dari 1.985 bencana, banjir adalah yang paling banyak terjadi yaitu 659 kejadian. Selanjutnya berturut-turut adalah putting beliung 572 kejadian,
Continue Reading

Ambon DiREx 2016; Pembukaan TTX, Uji EAS Toolkit Tanggap Darurat

DisasterChannel.co – Ambon, 15/11/2016 – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei membuka Ambon Disaster Response Emergency Exercise (DiREx) 2016 – Tabletop Exercise (TTX) di Natsepa, Maluku Tengah, Maluku pada Selasa (15/11). TTX ini bertujuan untuk menguji perangkat EAS atau EAS Rapid Disaster Response Toolkitpada penerimaan dan pengiriman bantuan kemanusiaan internasional kepada negara yang terdampak bencana. Skenario latihan berlatar belakang bencana gempabumi yang diikuti tsunami berkekuatan 8,7 SR yang menerjang pulau-pulau di Maluku. EAS Rapid Disaster Response Toolkit merupakan sebuah panduan komprehensif yang telah selesai disusun pada 2015. Panduan ini disusun untuk para pengambil kebijakan baik pada pengiriman dan
Continue Reading

Gempabumi Menggoyang Pesisir Selatan Jawa Barat, Tidak Berpotensi Tsunami

Hari Minggu, 23 Oktober 2016, gempabumi tektonik menggoyang wilayah selatan Jawa Barat. Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempabumi terjadi pada pukul 05.44.49 WIB dengan kekuatan M=4,9 Skala Richter dengan episenter terletak pada koordinat 8,08 LS dan 107,59 BT, tepatnya di Samudra Hindia pada jarak 130 km arah selatan Kota Bandung pada kedalaman 67 km. Peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG menunjukkan bahwa dampak gempabumi berupa goyangan dirasakan di beberapa daerah seperti Ciagra, Sindangbarang, Cidaun, Citalahab, Cimari, Bangbayang, Pameutingan, Karanganyar, Kelapagenep, Cijulang, Pameungpeuk, dan Sindangsari dalam skala intensitas II SIG-BMKG (III MMI). Beberapa warga di daerah ini dilaporkan sempat keluar rumah untuk
Continue Reading

Ekspedisi Palu-Koro, Gempa, Tsunami dan Berkah yang diberikan Sebuah Sesar

Seperti kita ketahui Indonesia adalah negeri yang sudah kerap mengalami bencana dan terus terancam bencana. Salah satu penyebabnya adalah karena adanya pertemuan setidaknya tiga lempeng Indo-Australia, lempeng Eurasia dan lempeng Pasific yang terus bergerak dan menimbulkan gempa dan tsunami di beberapa wilayah tertentu. Pergesekan dan tumbukan dua lempeng tektonik ini disebut oleh ahli geologi menghasilkan Sesar atau Patahan. Aktifitas sesar ini juga mempengaruhi aktivitas gunung berapi yang berarti juga adanya ancaman gunung meletus. Sejauh ini kita lebih banyak menyoroti sesar aktif Semangko yang berada di Sumatra. Sekarang Sesar Palu-Koro yang berada di Sulawesi mulai banyak dibicarakan para ahli. Dua sesar
Continue Reading

Gempabumi Jayapura M=5,9 Tidak Berpotensi Tsunami

HARI Sabtu pagi, 17 September 2016, pukul 08.20.20 WIB, wilayah Kota Jayapura diguncang gempabumi tektonik. Analisis BMKG menunjukkan bahwa gempabumi berkekuatan M=5,9 dengan pusat gempabumi pada koordinat 2,05 LS dan 140,66 BT, tepatnya di laut pada jarak 65 km arah utara kota Jayapura pada kedalaman 10 km. Peta tingkat guncangan shake map BMKG menunjukkan, dampak gempabumi ini menimbulkan guncangan pada II Skala Intensitas Gempabumi BMKG atau II-III MMI di wilayah Jayapura, Sentani, Keerom, Tobadi, Wari, Sapari, Doromena. Yaona, Depapre, dan Dazai. Di daerah ini guncangan gempabumi dilaporkan dirasakan oleh orang banyak, benda-benda tergantung berayun dan jendela kaca bergetar. Hingga saat
Continue Reading