Siapa yang Tidak Belajar dari Kebakaran Glodok?

Glodok sebagai pusat perdagangan elektronik terkenal dengan segala pesonanya, menggoda siapa saja untuk menghabiskan isi dompet. Salah satu pesona itu adalah preferensi harga. Jika Anda membandingkan harga jual di tempat lain, barang dagangan di sana jauh lebih murah untuk Anda bawa pulang. Maka, Glodok tidak pernah sepi pengunjung. Mereka yang datang berkunjung pun tidak hanya dari Jakarta, mereka juga datang dari luar ibukota. Begitu menggodanya Glodok sebagai tempat belanja barang elektronik. Tetapi, terlepas dari itu semua, Glodok pula terkenal sebagai pertokoan yang sering mengalami kebakaran. Akibatnya, ada banyak pemilik kios menanggung rugi. Menurut data yang dikeluargkan oleh data.jakarta.go.id, kebakaran sering
Continue Reading

Workshop Jurnalisme Bencana Bersama Pemuda

Melihatnya pentingnya peran dan partisipasi pemuda dalam hal pengelolaan bencana, Perkumpulan SKALA (SKALA) bersama DisasterChannel.co, Open Data Labs, dan Planas PRB (Pengurangan Risiko Bencana) menyelanggarakan workshop jurnalistik bagi para pemuda selama dua hari dengan tema “Jurnalisme Bencana Berbasis Data” di Jakarta pada Rabu, 09 November dan Senin, 14 November 2016 di Jakarta. Bagaimana ketika pemuda terlibat dalam upaya PRB? Pertanyaan tersebut kerap menjadi pertimbangan yang seringkali dipertanyakan banyak pihak, termasuk para senior penggiat bencana, ketika berbicara tentang peran dan partisipasi pemuda. Pertanyaan selanjutnya – yang justru terkesan agak pesimis – bisa saja muncul: seberapa sukses PRB bisa dicapai jika melibatkan
Continue Reading

Refleksi Akhir Tahun: Melihat Arah Kebijakan Penanggulangan Bencana di Indonesia

Disasterchannel.co – Upaya penanggulangan bencana di Indoensia setelah terjadinya bencana besar seperti Tsunami Aceh pada 26 Desember 2004 dan Gempabumi Jogjakarta pada 26 Juni 2006 telah membuat perubahan besar pada penyelenggaraan penanggulangan bencana di Indonesia, dari awalnya lebih menitikberatkan pada upaya tanggap darurat respon menjadi pengurangan risiko becana, salah satunya dengan ditetapkannya UU PB No.24 thn 2007 tentang penanggulangan bencana dengan didukung mekanisme penyelenggara UU PB tersebut melelui penetapan PP 21 thn 2008 tentang penyelenggaraan Penanggulangan Bencana di Indonesia, mulai dari sebelum, saat dan sesudah. Menjawab pentingnya sinkronisasi kebijakan dan perundangan di Indonesia terkait dengan penanggulangan bencana maka hari ini
Continue Reading

Pelatihan anggota PLANAS PRB terkait Manajemen Pengetahuan Sebagai Alat Penanggulangan Bencana

Disasterchannel-Jakarta,  Platform Nasional Pengurangan Risiko Bencana (PLANAS PRB) dan DisasterChannel.co yang didukung oleh APADM ( Asia Pacific Alliance for Disaster Management ) mengadakan Workshop Improving The Understanding And The Capabilities Of The National Platform On The Implementation Of “Knowledge Management Center” pada 26 Oktober 2016 di Hotel Grand Cemara, Jakarta yang bertujuan mengatur strategi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang manajemen bencana dan meningkatkan pemahaman public di semua tingkat kebijakan terkait dengan bencana, serta mengembangkan dan memperkuat jaringan antar organisasi penanggulangan bencana pusat dan daerah. Menurut BNPB ada sekitar 143 bencana alam pada tahun 2002, dan kemudian meningkat menjadi 1.681 bencana
Continue Reading

Kerjasama Lintas Batas dan Aksi Bersama Sangat Penting Dalam Mengurangi Risiko Bencana, Menyimpulkan Peserta Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana OSCE di Tajikistan

Disasterchannel.co-, Sebuah kursus pelatihan selama tiga setengah hari pada pengurangan risiko bencana untuk instansi pemerintah pusat, pemerintah daerah dan Pusat Aarhus dari Kirgistan dan Tajikistan menyimpulkan hari ini di Kairakkum, Tajikistan. Diselenggarakan oleh Kantor Co-ordinator OSCE Ekonomi dan Lingkungan Aktivitas dengan dukungan dari Kantor OSCE di Tajikistan dan Pusat OSCE di Bishkek, acara membawa lebih dari 60 perwakilan dari kedua negara, termasuk kelompok tujuh wartawan yang mewakili Internews proyek “Media untuk meningkatkan pelaporan pada lingkungan dan sumber daya alam di Asia Tengah.” Kursus pelatihan termasuk kunjungan lapangan ke desa Madaniyat di Jabbor Rasulov Kecamatan Tajikistan dimana peserta memiliki kesempatan untuk menempatkan
Continue Reading

Ekspedisi Palu-Koro, Gempa, Tsunami dan Berkah yang diberikan Sebuah Sesar

Seperti kita ketahui Indonesia adalah negeri yang sudah kerap mengalami bencana dan terus terancam bencana. Salah satu penyebabnya adalah karena adanya pertemuan setidaknya tiga lempeng Indo-Australia, lempeng Eurasia dan lempeng Pasific yang terus bergerak dan menimbulkan gempa dan tsunami di beberapa wilayah tertentu. Pergesekan dan tumbukan dua lempeng tektonik ini disebut oleh ahli geologi menghasilkan Sesar atau Patahan. Aktifitas sesar ini juga mempengaruhi aktivitas gunung berapi yang berarti juga adanya ancaman gunung meletus. Sejauh ini kita lebih banyak menyoroti sesar aktif Semangko yang berada di Sumatra. Sekarang Sesar Palu-Koro yang berada di Sulawesi mulai banyak dibicarakan para ahli. Dua sesar
Continue Reading

Peran Sektor Swasta dan Menurunnya Besar Anggaran PRB di Indonesia

DisasterChannel, Jakarta 5 Oktober 2016. Ekskalasi bencana terkait perubahan iklim akan semakin meningkat. Melihat trend dan data yang dikekuarkan oleh BMKG, seharusnya bulan ini masih masa transisi dari musim panas ke musim hujan, tetapi curah hujan tinggi, apalagi nanti saat masuk musim penghujan. Namun sayangnya anggaran bencana saat ini dipangkas, dari per tahun 1,2 triliun menjadi 750 miliar per tahun. Sehingga dibutuhkan peran atau keterlibatan masyarakat, apalagi lembaga usaha untuk ikut mengatasi dan menghadapinya. Demikian Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB saat berbicara dalam workshop setengah hari yang membahas tentang Peran Sektor Privat Merespon Isu Global.
Continue Reading

Menata Kembali Peran Platform Nasional

Disasterchannel.co, Jakarta – Konferensi dunia yang dihadiri lebih dari 20 ribu orang di Sendai, Maret 2015 lalu, telah menghasilkan Kerangka Sendai untuk tindakan 2015-2030 dan komitmen dari negara-negara yang hadir di acara tersebut.  Kontribusi Indonesia saat itu adalah, dimasukkannya Indonesia sebagai negara kepulauan. Pasca lahirnya SFDRR, kemudian BNPB melakukan serangkaian sosialisasi. Planas sendiri juga melakukan beberapa pertemuan untuk mengkritisi hasil-hasil yang telah dicapai, termasuk menilai keberadaan Planas sendiri. Hal ini penting bagi  Planas, apakah sesuai keberadaannnya  dengan SFDRR. Sebelumnya pada tanggal 29 Agustus 2016, Planas telah melakukan lokakarya satu hari untuk membahas peran dan tugas Planas dilihat dari SFDRR, kegiatan
Continue Reading

BNPB Kerjasama MIT Kembangkan Peta Bencana Berbasis Media Sosial

Penanggulangan bencana harus dituntut cepat, tepat dan akurat. Bencana terjadi tanpa mengenal waktu. Kapan saja dapat terjadi. Keterlibatan masyarakat dan media sangat penting dalam mengkhabarkan kejadian bencana yang kemudian diikuti respon bersama. Untuk mengurangi dampak dan mempercepat respon bencana, BNPB bekerjasama dengan Urban Risk Lab Massachusetts Institute of Technology (MIT), Amerika Serikat, untuk mengembangkan sistem pemetaan bencana yang cepat berbasis pada media sosial. Institut Teknologi Massachusetts (Massachusetts Institute of Technology atau MIT), adalah institusi riset dan universitas terkemuka di dunia yang terletak di kota Cambridge, Massachusetts Amerika Serikat. MIT memiliki departemen yang mengkhususkan diri pada sains dan penelitian teknologi. Sistem
Continue Reading

‘Waktu yang Tepat’ untuk Meningkatkan Kapasitas Dalam Peramalan Laut Pasifik

Peramal cuaca, hidrografer, ahli kelautan, petugas perikanan dan ahli keamanan maritim dari seluruh wilayah Pasifik berkumpul di Nadi, Fiji, hari ini untuk mengambil bagian dalam pelatihan untuk meningkatkan pemahaman, pemantauan dan peramalan lautan dan pasang. Sekretaris Pertama Komisi Tinggi Australia di Suva, Raymond Bojczuk membuka pelatihan, yang diselenggarakan oleh Komunitas Pacific (SPC) dan Biro Meteorologi Australia di bawah Program Dukungan Kelautan dan Iklim di Pasifik (COSPPac). “Waktunya tepat untuk meningkatkan kapasitas daerah untuk memantau dan kondisi perkiraan laut,” kata Mr Bojczuk, melihat banyaknya kerusakan parah pada masyarakat pesisir di Fiji yang di alami selama Siklon Tropis Winston dan berbagai genangan yang telah mengancam atol
Continue Reading