Workshop Peran Industri Minerba dalam Gerakan Pengurangan Risiko Bencana

Sebagaimana kita ketahui Indonesia berada dalam wilayah Ring of Fire (deretan gunung api). Pertemuan 3 lempeng tektonik besar (juga beberapa yang kecil) di Indonesia disebut para ahli geologi menghasilkan 80 sesar aktif di berbagai wilayah di Indonesia. Gempa dan tsunami Aceh di tahun 2004 lalu adalah salah satu yang diakibatkan oleh sesar aktif. Meski demikian catatan BNPB menyebut, bencana di Indonesia didominasi oleh bencana hidrometeorologi, seperti banjir, longsor, dan kebakaran hutan. Semua bencana ini membuat kerugian ekonomi sebesar 30 triliun per tahun. Pertemuan lempeng tektonik rupanya memberikan berkah bagi Indonesia. Di wilayah sesar aktif tersimpan berbagai sumber daya mineral yang
Continue Reading

SIAP UNTUK SELAMAT Menjadi Tagline Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional 26 April

Indonesia adalah negeri yang banyak memiliki sumber daya alam, bahkan juga keindahan alam. Meski demikian Indonesia juga memiliki potensi bencana alam yang besar, karena Indonesia termasuk wilayah ring of fire (gunung api) dan ada 80 sesar aktif di berbagai wilayah. Namun bencana hidrometeorologi (banjir, longsor dan kebakaran hutan) mendomnasi bencana di Indonesia setiap tahun. Untuk menghadapi bencana yang bisa datang kapan saja ini diperlukan kesiapsiagaan. Menurut riset ada 3 faktor utama yang dapat menyelamatkan orang dari bencana, yaitu: 1. Kesiapsiagaan diri, 2. Bantuan dari keluarga, 3. Bantuan dari lingkungan (kampung, desa atau wilayah tempat terjadi bencana). Faktor lain, misalnya tim
Continue Reading

Ekspedisi Palu-Koro Akan Segera Dilaksanakan Bulan September 2017

Sebuah Ekspedisi untuk upaya Pengurangan Risiko Bencana (PRB) akan segera mulai dilaksanakan bulan September 2017 ini di Sulawesi Tengah yang menjadi salah satu wilayah rawan bencana gempa di Indonesia. Sulawesi Tengah memiliki sesar aktif Palu-Koro yang membentang dari Teluk Palu hingga Teluk Bone membelah kota Palu. Ekspedisi ini dirancang oleh Perkumpulan SKALA bersama dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Platform Nasional (PLANAS), Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) serta DisasterChannel.co. Beberapa tahun terakhir ini sesar aktif Palu-Koro mulai diteliti oleh para ahli geologi. Salah satunya adalah Mudrik Daryono yang memilih disertasi doktornya di ITB mengenai Sesar Palu-Koro. Menurut para ahli geologi di
Continue Reading

Tanah Longsor; Apa Yang Harus Dilakukan?

Tanah longsor seringkali dipicu oleh curah hujan tinggi dan terjadi selama beberapa hari. Struktur tanah yang labil sangat mudah mengalami longsor hingga mengakibatkan bencana khususnya bagi masyarakat yang berada di posisi lebih rendah. Tanah longsor juga dapat dipicu oleh getaran gempa hingga merontokkan struktur tanah di atas. Anda dan masyarakat di pegunungan atau perbukitan harus memperhatikan tempat sekeliling Anda tinggal dan berkonsultasi dengan ahli terkait dengan kondisi tempat tinggal Anda. Apa yang dilakukan sebelum terjadi tanah longsor Waspada terhadap curah hujan yang tinggi Persiapkan dukungan logistik Makanan siap saji dan minuman Lampu senter dan baterai cadangan Uang tunai secukupnya Obat-obatan
Continue Reading

Ekspedisi Palu Koro (Bagian 2)

Lihat Ekspedisi Palu Koro (Bagian 1) Gempa kembali menghantam Indonesia dan menimbulkan korban jiwa serta kerugian yang tidak sedikit. Kali ini Aceh yang dihantam setelah sebelumnya di tahun 2004 sudah tertimpa bencana gempa besar dan tsunami. Menurut sebuah seminar ahli geologi di Jakarta pada tahun 2014, ada 80 sesar aktif di Indonesia. Itu berarti ada 80 wilayah yang rawan gempa di Indonesia. Kapan gempa berikutnya dan di mana? Para ahli geologi pun tidak bisa memberikan prediksi yang akurat tentang itu. Perkumpulan Skala dan IAGI Agustus lalu sudah mengadakan workshop tentang Ekspedisi Palu-Koro. Ekspedisi ini untuk mengekspos keindahan, kekayaan alam dan
Continue Reading

Ekspedisi Palu Koro (Bagian 1)

Gempa kembali menghantam Indonesia dan menimbulkan korban jiwa serta kerugian yang tidak sedikit. Kali ini Aceh yang dihantam setelah sebelumnya di tahun 2004 sudah tertimpa bencana gempa besar dan tsunami. Menurut sebuah seminar ahli geologi di Jakarta pada tahun 2014, ada 80 sesar aktif di Indonesia. Itu berarti ada 80 wilayah yang rawan gempa di Indonesia. Kapan gempa berikutnya dan di mana? Para ahli geologi pun tidak bisa memberikan prediksi yang akurat tentang itu. Perkumpulan Skala dan IAGI Agustus lalu sudah mengadakan workshop tentang Ekspedisi Palu-Koro. Ekspedisi ini untuk mengekspos keindahan, kekayaan alam dan budaya di balik potensi bencana gempa
Continue Reading

Inilah Penyebab Banyaknya Bangunan Roboh di Aceh

DisasterChannel.co – Pendataan rumah dan bangunan akibat gempa 6,5 SR di Aceh terus dilakukan. Verifikasi tingkat kerusakan juga terus dilakukan agar dapat diklasifikasikan tingkat rusaknya yaitu rusak berat, rusak sedang dan rusak ringan. Hingga Sabtu (17/12/2016) tercatat kerusakan meliputi masjid 65, meunasah 160, ruko 357, kantor pemerintahan 30, sekolah 139, pasar 11, jembatan 83 dan jalan 88,5 km. Gempa susulan masih berlangsung hingga 120 kali sejak 7/12/2016. Namun tren gempa susulan terus mengecil. Berdasarkan catatan sejarah gempa yang berdampak di tiga Kabupaten Pidie Jaya, Pidie dan Bireun pernah terjadi di tahun 1940-an, sehingga kemungkinan siklus adalah 70-an tahun. “Kemungkinan terjadi
Continue Reading

Perlu Sosialiasi Rancangan Rumah Tahan Gempa

DisasterChannel.co – Korban gempa Aceh 07/12/16 mencapai lebih dari 100 jiwa. Sebagaian besar karena tertimpa bangunan. Demikian juga korban gempa di Italia bulan Agustus lalu yang mencapai lebih dari 250 jiwa. Setelah gempa lagi di Aceh itu, apakah itu gerakan PRB yang hampir 1 dekade di Indonesia sudah membuahkan hasil? Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho mengatakan 07/12/16 lalu, bahwa pembangunan rumah tahan gempa penting guna menghindarkan masyarakat menjadi korban dari bencana. Menurutnya, membangun rumah tahan gempa itu lebih mahal 30-40%.  Dukungan pemerintah penting, setidaknya dengan subsidi. “Kalau tidak, masyarakat tidak akan
Continue Reading

Perlindungan Lingkungan, Salah Satu Tema dalam Diskusi KNPRBBK XII

Kearifan Lokal Komunitas dalam Konservasi Lingkungan, Keswadayaan, dan Mitigasi Bencana merupakan materi yang dibawakan oleh Abdul Latif Bustami dari Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI-NU). Menurutnya, kearifan lokal komunitas dapat menjadi rujukan fiqh lingkungan. Salah satunya, segala upaya dan sarana yang dapat menghindarkan bencana harus dilakukan, seperti meningkatkan pemahaman masyarakat tentang sebab-sebab, gejala-gejala, dan cara penanggulangan bencana, agar tidak mengalami risiko tragedi yang sama. Juga, mengapresiasi tradisi, budaya, dan kearifan lokal dalam menghadapi bencana apapun agar tidak terjadi benturan psikologis dengan masyarakat, karena sikap dan perilaku masyarakat selalu dipengaruhi oleh keyakinan, pengalaman, dan pengetahuan. Ketua FKUB Kab.
Continue Reading