BUPATI PURWOREJO TETAPKAN MASA TANGGAP DARURAT 30 HARI

  JAKARTA – Bencana longsor dan banjir yang terjadi pada Sabtu lalu (18/6) berdampak pada korban meninggal, hilang, menderita dan kerusakan infrastruktur, baik rumah maupun jalan dan jembatan. Kabupaten yang paling parah terdampak adalah Purworejo. Kondisi terkini di lapangan mendorong Bupati Purworejo Agus Bastian menetapkan masa tanggap darurat 30 hari, berlaku 19 Juni hingga 18 Juli 2016. Hingga pukul 18.00 WIB pada hari ini (20/6), Data BPBD menyebutkan total korban banjir dan longsor sebagai berikut 40 orang meninggal dunia, 7 orang hilang, dan 10 luka-luka. Terkait dengan mereka yang masih hilang, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Willem Rampangilei meminta dukungan
Continue Reading

KORBAN LONGSOR BERTAMBAH, 47 TEWAS DAN 15 HILANG

  Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian korban hilang yang tertimbun longsor di Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah. Pada Senin (20/6/2016) sekitar pukul 09.00 hingga 12.00 Wib, Tim SAR gabungan menemukan lagi 4 korban dalam kondisi meninggal dunia. Tiga orang ditemukan di Desa Donorati Kecamatan Purworejo dan satu orang ditemukan di Desa Caok/Karangrejo, Kecamatan Loano. Dengan demikian total korban bencana banjir dan longsor di Jawa Tengah adalah 47 tewas dan 15 orang hilang. Pencarian korban difokuskan di Desa Donorati yang diperkirakan masih ada 6 orang hilang dan di Desa Caok/Karangrejo ada 8 orang. Sementara itu di Desa Jelog Kecamatan  Kaligesing
Continue Reading

Floods and landslides: Central Java and West Sumatera

BNPB reported that flooding and landslides affected at least sixteen districts/municipalities in Central Java. In seven districts, it has caused 47 deaths, 19 others missing, 14 injured and at least a hundred damaged houses.  The Head of BNPB, Willem Rampangilei, has been in disaster-affected areas since yesterday, 19 June 2016. While the local government is still compiling the data, they continue providing support on search and rescue for the next one week.  Local government is also providing relief assistance in collaboration with other stake holders, with support from the provincial and national governments. In West Sumatra on 17-18 June, the floods
Continue Reading

24 Tewas dan 26 Orang Hilang Akibat Banjir dan Longsor di Jawa Tengah

Hujan lebat yang turun sejak Sabtu (18/6/2016) siang hingga malam hari telah menyebabkan bencana banjir dan longsor yang luas di 16 kabupaten/kota di Jawa Tengah yaitu di Purworejo, .Banjarnegara, Kendal, Sragen, Purbalingga, Banyumas, Sukoharjo, Kebumen, Wonosobo, Pemalang, Klaten, Magelang, Wonogiri, Cilacap, Karanganyar, dan Kota Solo. Data sementara berdasarkan laporan BPBD ke Posko BNPB dampak banjir dan longsor di Jawa Tengah menyebabkan 24 orang meninggal dunia, 26 orang hilang dan masih dalam pencarian, puluhan rumah rusak tertimbun longsor, dan ribuan rumah terendam banjir. Banjir dan longsor dengan korban jiwa terbanyak terjadi di Kabupaten Purworejo. Daerah yang rawan tinggi banjir dan longsor
Continue Reading

A-PAD Sri Lanka Memberikan Bantuan untuk Korban Tanah Longsor di Distrik Kegalle

Distrik Kegalle di wilayah barat daya pulau Srilangka terkena tanah longsor kedua setelah yang pertama Sabtu lalu. Dua longsor yang terjadi pada 17 dan 20 Mei itu masing-masing telah mengambil korban lebih dari 150 nyawa dan masih banyak yang dinyatakan hilang. Keuskupan Jaffna, Gereja India Selatan (JDCSI) di Kegalle telah dihubungi A-PAD awal pekan menyusul bencana longsor sejak pertama sekali untuk meminta bantuan mendesak bagi korban di wilayah bencana. Bahan bantuan yang sudah terkumpul di Gower Street, telah diatur untuk segera distribusikan di Kegalle. Sebagian besar barang-barang yang disumbangkan oleh Nations Trust Bank sehari sebelumnya juga telah dikirim ke Kegalle untuk
Continue Reading