Pencarian Korban Diperluas, 20 Orang Masih Hilang

Tim SAR gabungan masih terus mencari 20 korban hilang dari banjir bandang di Garut. Tim SAR gabungan berasal dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, Tagana, PMI, relawan, NGO, SKPD dan masyarakat. Penyisiran dilakukan baik dari darat maupun dari sungai. Penyisiran diperluas hingga wilayah Sumedang. Tim SAR mencari korban di kawasan Bojonglarang, Cimacan, Lapangan Paris, Waduk Jatigede dan Kampung Cusurat Kecamatan Wado Kabupaten Sumedang. Kendala pencarian korban adalah luasnya wilayah yang terdampak banjir bandang. Tim SAR harus mencari korban yang tertimbun bekas bangunan dan lumpur. Tidak semua lokasi dapat dijangkau alat berat sehingga pencarian dengan manual. Saat ini 5 alat berat dan
Continue Reading

SMPN 3 Tarogong Kidul Yang Bertahan Dari Terjangan Banjir Bandang Garut

Banjir bandang di Garut datang menerjang apapun yang ada di depannya, tak luput sekolah yang berada di aliran melingkar sungai Cimanuk. Adalah SMPN 3 Tarogong Kidul yang menjadi korban amukan dahsyat banjir yang terjadi Rabu (21/9/2016) dini hari. Bangunan sekolah memang tak rusak parah namun buku yang berada perpustakaan hampir 95%-nya tidak bisa diselamatkan. Tersisa buku yang pada tahun ajaran selanjutnya tidak dapat digunakan karena berubahnya kurikulum sekolah. “Buku baru ditempatkan di rak bagian bawah jadi semuanya habis kena banjir.” Jelas Koordinator Perpustakaan SMPN 3 Tarogol Kidul Ibu Dra. Hj. Cucu Hodijah. Dibantu para muridnya, mereka bahu membahu membersihkan lumpur
Continue Reading

1.600 Personel Fokuskan 4 Sektor Pencarian 23 Korban Hilang Banjir Bandang Garut

Pos Komando (Posko) Tanggap Darurat Banjir Bandang Garut terus melakukan pencarian dan evakuasi para korban yang masih hilang pascabencana banjir bandang Garut pada Senin lalu (20/9). Sekitar 1.600 personel gabungan melakukan pencarian di 15 titik di 7 kecamatan. Komandan Posko Letnan Kolonel Arm Setyo Hani Susanto mengatakan titik berat pencarian pada empat titik atau lokasi. Sebelumnya pada Kamis (20/9), pencarian terfokus pada tiga lokasi yaitu Lapangan Pari, Sektor Cimacan, dan Jatigede Sumedang. Hari ini (23/9) Posko akan melanjutkan pencarian dengan fokus pada 4 titik, yaitu Lapangan Paris di Desa Sukakarya, Cimacan, Pamingi, dan Sukamantri. Personel gabungan tersebut berasal dari BPBD
Continue Reading

Kepala BNPB Telah Melaporkan Penanganan Banjir Bandang Garut Kepada Presiden, 23 Tewas dan 18 Hilang

JAKARTA – Kepala BNPB, Willem Rampangilei, telah melaporkan langsung perkembangan penanganan bencana banjir bandang di Garut kepada Presiden RI pada Rabu malam (21/9/2016). Kepala BNPB telah berada di lokasi bencana sejak kemarin untuk mendampingi BPBD dalam penanganan darurat. Upaya tanggap darurat di bawah pos komando masih terus dilakukan hingga hari ini (22/9). Salah satunya pemenuhan kebutuhan dasar korban bencana, seperti permakanan, hunian, dan air bersih. “Pengungsi ditempatkan di aula Korem dalam keadaan baik. Ketersediaan permakanan, air bersih cukup. Plus bantuan dari masyarakat,” ungkap Kepala BNPB Willem Rampangilei di Pos Komando (posko) Bencana Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Longsor Garut pada
Continue Reading

10 Tewas dan 3 Hilang Terlanda Banjir Bandang di Garut dan Sumedang

Hujan berintensitas tinggi dan berdurasi panjang, ditambah tingginya tingkat kerentanan telah menyebabkan bencana banjir dan longsor di Kabupaten Garut dan Kabupaten Sumedang Provinsi Jawa Barat. Banjir bandang kembali menerjang daerah Bayongbong, Tarogong Kidul, Tarogong Kaler, Banyuresmi, Karangpawitan, Kabupaten Garut pada Rabu (21/9/2016) pukul 01.00 Wib. Meluapnya Sungai Cimanuk dan Sungai Cikamuri secara cepat menyebabkan banjir bandang hingga ketinggian 1,5 – 2 meter. Berdasarkan data sementara dari BPBD Kabupaten Garut terdapat 8 orang tewas,  1 orang hilang, 4 orang luka berat, 26 orang luka ringan dan ratusan pengungsi. Pencarian dan penyelamatan korban masih terus dilakukan Tim SAR gabungan dari Basarnas, BPBD,
Continue Reading

Teknologi Peringatan Dini Longsor Milik UGM Jadi Rujukan Dunia

Teknologi dan Sistem Pemantauan serta Peringatan Dini Longsor (Landslide Early Warning System) yang dikembangkan Universitas Gajah Mada (UGM) ditetapkan sebagai rujukan dunia. Hasil ini diputuskan dalam sidang Organisasi Standard Internasional (ISO) yg dilaksanakan di Edinburgh, Inggris pada 5-6 September 2016. Teknologi ini diuji secara intensif oleh negara-negara yang tergabung dalam Organisasi Standard Internasional (ISO) di Edinburgh, Inggris. “Ada 44 negara tergabung dalam ISO yang melakukan pengujian di Edinburgh, Inggris,” ujar Rektor UGM Dwikorita Karnawati dalam pers rilis Humas UGM, Sabtu (10/9/2016). Para peneliti yang dipimpin oleh Dwikorita merebut kepercayaan dan mendapat persetujuan untuk dijadikan sebagai rujukan dunia. Indonesia dimotori oleh
Continue Reading

Longsor Meluas di Sukabumi, 332 Rumah Rusak

Longsor yang terjadi di Desa Cimenteng dan Desa Nagrakjaya Kecamatan Curugkembar Kabupaten Sukabumi Provinsi Jawa Barat sejak Selasa (19/7/2016) terus berlangsung hingga saat ini. Longsor menyebabkan tebing longsor, tanah  retak, dan ratusan bangunan rusak. Warga pun terpaksa mengungsi. Tipe longsoran yang merayap terus terjadi, apalagi ditambah dengan curah hujan yang masih terus turun menyebabkan longsor makin mengancam masyarakat. Jumlah keseluruhan bangunan yang terdampak longsor sebanyak 429 bangunan yaitu 174 unit rumah rusak berat, 102 rumah rusak sedang, 56 rumah rusak ringan, dan 97 unit rumah terancam. Selain itu bangunan fasilitas umum dan sawah mengalami kerusakan yang meliputi  4 gedung majelis
Continue Reading

SANGIHE TANGGAP DARURAT BENCANA HINGGA 4 JULI 2016

Update perkembangan bencana banjir, tanah longsor dan gelombang pasang di kab kepulauan Sangihe Jumat 24 juni 2016 pukul 11.30 WITA Sbb: 1. Kejadian Banjir, tanah longsor dan gelombang pasang berlangsung sejak tanggal 20 s.d 21 juni 2016 , menimpa 6 kec, ( Kec. tahuna, Kec. tahuna barat, Kec.tahuna timur, Kec.manganitu, Kec.kendahe ,Kec. Tamoko, Kec.manganitu selatan dan kec.tatoareng) 2. Dampak bencana: a. korban jiwa: – 5 orang meninggal dunia. – 4 Orang hilang. – 3 orang luka berat. b. Kerusakan Pemukiman – 133 unit rusak berat. – 23 unit rusak sedang. – 69 unit rusak ringan. c. Infrastruktur: – Jembatan 4
Continue Reading

Lima Tewas, 2 Hilang dan 209 Rumah Rusak Akibat Banjir Longsor di Sangihe

  Disasterchannel.co – Upaya penanganan darurat akibat banjir, longsor, gelombang pasang dan cuaca ekstrem masih dilakukan di Kabupaten Kepulauan Sangihe Provinsi Sulawesi Utara. Bencana banjir dan longsor menimpa 6 kecamatan (Kec Tahuna, Tahuna Barat, Tahuna Timur, Manganitu, Kendahe, Tamoko, Manganitu Selatan dan Tatoareng) di Kabupaten Sangihe pada 20-21 Juni 2016. Dampak yang ditimbulkan 5 orang tewas, 2 orang hilang, dan kerusakan rumah dan infrastruktur senilai Rp 57 milyar. Kusakan perumahan meliputi 44 unit rumah rusak berat, 116 unit rumah rusak sedang, dan 49 unit rumah rusak ringan. Kerusakan infrastruktur meliputi rusaknya dasar jembatan 2 unit dan jalan sepanjang 1 km
Continue Reading

BANJIR SEPANJANG 2016

Pemanasan global menyebabkan perubahan iklim. Hujan yang turun tidak lagi mengikuti iklim atau mengikuti musimnya. Salah satu akibatnya ada kelebihan curah hujan di wilayah yang tidak bisa diperkirakan yang berakibat banjir dan longsor. Beberapa media di Indonesia ikut terlibat mengamati perubahan iklim ini dan ada juga yang terlibat dalam program Pengurangan Resiko Bencana (PRB) yang sudah dicanangkan oleh pemerintah. Di bawah ini adalah salah satu data yang dikumpulkan oleh Kompas mengenai bencana banjir dan longsor di Indonesia. (gambar: Kompas)
Continue Reading