Ekspedisi Palu-Koro, Gempa, Tsunami dan Berkah yang diberikan Sebuah Sesar

Seperti kita ketahui Indonesia adalah negeri yang sudah kerap mengalami bencana dan terus terancam bencana. Salah satu penyebabnya adalah karena adanya pertemuan setidaknya tiga lempeng Indo-Australia, lempeng Eurasia dan lempeng Pasific yang terus bergerak dan menimbulkan gempa dan tsunami di beberapa wilayah tertentu. Pergesekan dan tumbukan dua lempeng tektonik ini disebut oleh ahli geologi menghasilkan Sesar atau Patahan. Aktifitas sesar ini juga mempengaruhi aktivitas gunung berapi yang berarti juga adanya ancaman gunung meletus. Sejauh ini kita lebih banyak menyoroti sesar aktif Semangko yang berada di Sumatra. Sekarang Sesar Palu-Koro yang berada di Sulawesi mulai banyak dibicarakan para ahli. Dua sesar
Continue Reading

Kerangka Kerja Sendai untuk PRB

Kerangka Kerja Sendai untuk Pengurangan Risiko Bencana tahun 2015 – 2030 diresmikan penggunaannya dalam Konferensi Dunia Ketiga PBB di Sendai, Jepang, pada tanggal 8 Maret 2015. Kerangka Kerja ini adalah hasil dari konsultasi antar pemegang kepentingan yang dilaksanakan pada tanggal 12 Maret 2012 serta negosiasi antar negara yang dilaksanakan mulai bulan Juli 2014 hingga bulan Maret 2015, didukung dari oleh Kantor PBB untuk Pengurangan Resiko bencana atas permintaan Majelis Umum PBB. Kerangka Kerja Sendai adalah instrumen turunan dari Kerangka Aksi Hyogo (HFA) tahun 2005 – 2015: Membangun Ketahanan Negara dan Masyarakat terhadap Bencana. HFA dianggap mampu mendorong pekerjaan global di
Continue Reading

Belajar dari Tsunami Aceh dan Badai Katrina

Definisi bencana menurut Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007 Tentang Penanggulangan Bencana sebagai berikut: Bencana adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan, baik oleh faktor alam dan/atau faktor nonalam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis. Namun Wikipedia memberikan definisi yang lebih lengkap, karena menyebutkan kalimat tambahan: which exceeds the ability of the affected community or society to cope using its own resources. Kehilangan kemampuan untuk mengatasi apa yang menimpa sebuah wilayah atau masyarakat menjadikan sebuah peristiwa disebut bencana. Selengkapnya sebagai berikut: A
Continue Reading

Teknologi Peringatan Dini Longsor Milik UGM Jadi Rujukan Dunia

Teknologi dan Sistem Pemantauan serta Peringatan Dini Longsor (Landslide Early Warning System) yang dikembangkan Universitas Gajah Mada (UGM) ditetapkan sebagai rujukan dunia. Hasil ini diputuskan dalam sidang Organisasi Standard Internasional (ISO) yg dilaksanakan di Edinburgh, Inggris pada 5-6 September 2016. Teknologi ini diuji secara intensif oleh negara-negara yang tergabung dalam Organisasi Standard Internasional (ISO) di Edinburgh, Inggris. “Ada 44 negara tergabung dalam ISO yang melakukan pengujian di Edinburgh, Inggris,” ujar Rektor UGM Dwikorita Karnawati dalam pers rilis Humas UGM, Sabtu (10/9/2016). Para peneliti yang dipimpin oleh Dwikorita merebut kepercayaan dan mendapat persetujuan untuk dijadikan sebagai rujukan dunia. Indonesia dimotori oleh
Continue Reading

Selamatkan Satwa Liar, Selamatkan Hutan, Selamatkan Lingkungan Hidup

Masih banyak yang tidak mengetahui tentang keberadaan satwa liar di hutan mempunyai peranan penting bagi keberlangsungan terjaganya hutan secara alami. Satwa liar mempunyai peranan sebagai salah satu bagian rantai makanan, penyeimbang ekosistem hutan dan membantu penyerbukan tanaman. Satwa liar secara tidak langsung membantu dalam penyebaran biji sebagai bibit untuk menjadi tumbuhan baru. Oleh sebab itu satwa liar sering dijadikan sebagi indikator kualitas lingkungan. Sebagai contoh, Orangutan berperan dalam menjaga kelestarian banyak jenis tumbuhan di hutan. Ada sekitar 12 jenis tumbuhan yang tersebar melalui biji-bijian yang di buang pada saat makan dan ada 23 jenis tumbuhan lain yang disebar lewat tinjanya.
Continue Reading

Waspadai Siklus Gempa pada Sesar Palu-Koro

Jakarta, KOMPAS – Penelitian terbaru mengungkap patahan Palu-Koro, Sulawesi Tengah, yang menyimpan potensi gempa di daratan hingga magnitudo 7 sangat aktif dan diperkirakan mendekati siklusnya. Sebagian segmen patahan itu diidentifikasi berada di Kota Palu sehingga dikhawatirkan bisa menimbulkan kerusakan masif. Aktivitas patahan Palu-Koro disampaikan ahli gempa Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Mudrik R. Daryono dan Danny Hilman, pada diskusi di Dewan Energi Nasional, Jakarta, Kamis (11/8). Diskusi diadakan Ikatan Ahli Geologi Indonesia, Perkumpulan SKALA, Platform Nasional untuk Pengurangan Risiko Bencana, dan Kementrian Koordinator Bidang Maritim, serta sejumlah lembaga dalam rangka persiapan ekspedisi Palu-Koro. ”Dari penggalian paleoseismik di kawasan ini ditemukan indikasi
Continue Reading

Ekspedisi Palu-Koro dan Beberapa Aspek Unik Yang Mesti Dikedepankan

Workshop untuk mempersiapkan Ekspedisi Palu-Koro telah diselenggarakan tanggal 11 Agustus 2016 lalu di Gedung DEN, Jl. Gatot Subroto, Jakarta. Workshop ini terselenggara berkat dukungan Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI), Komite Eksplorasi Nasional (KEN) dari Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Badan Nasional Penanggulanan Bencana (BNPB) dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Ekspedisi yang diinisiasi oleh Perkumpulan SKALA dan Platform Nasional (Planas) untuk Pengurangan Risiko Bencana (PRB) ini sejak awal sekali didukung oleh IAGI yang diketuai oleh Sukmandaru Prihatmoko. Menyusul datang juga dukungan dari BPPT dan BNPB. Lalu menyusul juga KEN diwakili oleh Ketuanya Andang Bachtiar yang kut memberi
Continue Reading

BNPB Fokuskan Peringatan Dini Berbasis Masyarakat

Peringatan dini berpusat pada masyarakat merupakan hasil Konferensi Internasional Ketiga tentang Peringatan Dini pada 27-29 Maret 2006 di Bonn, Jerman. Suatu sistem peringatan dini yang terpusat ke masyarakat merupakan suatu sistem yang lengkap dan efektif terdiri atas empat unsur yang saling terkait, mulai dari pengetahuan tentang bahaya dan kerentanan, hingga kesiapan dan kemampuan untuk menanggulangi. “Peringatan dini harus terpusat ke masyarakat,” tegas Direktur Kesiapsiagaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Ir. Medi Herlianto, CES, MM. Hal ini disampaikan Medi pada konsultasi publik petunjuk pelaksanaan rambu dan papan informasi bencana di Padang Sumatera Barat pada Kamis (28/7). “Kalau kita bicara peringatan dini
Continue Reading