Ekspedisi Palu-Koro Mengungkap Wilayah Rawan Gempa Besar di Sulawesi

Untuk mempersiapkan Ekspedisi Palu-Koro yang akan dilaksanakan pada bulan September 2016, Planas, Perkumpulan SKALA, DisasterChannel.co dan Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI), serta Komite Eksplorasi Nasional (KEN) menyelenggarakan sebuah workshop hari ini, 11 Agustus 2016. Ekspedisi ini akan mengungkap potensi bencana gempa dan tsunami di wilayah Sulawesi, terutama wilayah yang berada di atas wilayah Sesar Palu-Koro yang membentang dari Teluk Palu hingga ke Teluk Bone. Hasil ekspedisi ini akan berbentuk film dokumenter yang akan di tayangkan di TV dan juga berbentuk sekumpulan foto serta buku dengan fokus kajian yang berbeda-berda. Workshop dibuka oleh sekjen Platform Nasional (Planas), Trinirmalaningrum yang menjelaskan tentang
Continue Reading

Gempabumi Toli Toli Dipicu Aktifitas Sesar Aktif

Hari Kamis, 11 Agustus 2016, pukul 08.06.22 WIB, wilayah Toli Toli, Sulawesi Tengah diguncang gempabumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempabumi yang terjadi memiliki kekuatan M=4,6 Skala Richter. Pusat gempabumi terletak pada koordinat 1,36 LU dan 120,78 BT, tepatnya di laut pada jarak 53 km arah utara Toli Toli, dengan kedalaman 10 kilometer. Hasil analisis peta tingkat guncangan (shake map) BMKG menunjukkan bahwa dampak gempabumi berupa guncangan dirasakan cukup kuat di beberapa daerah seperti Parpa, Kapas, Manunu, Lingadang, Salumpaga, Galumpang, Lalos,dan Toli Toli. Di daerah ini guncangan dilaporkan mencapai skala intensitas II SIG BMKG (III-IV MMI), dimana gempabumi dirasakan
Continue Reading

Delapan Puluh Sesar Aktif Mengancam Indonesia

Setidaknya ada 5 lempeng tektonik berada di wilayah Indonesia. Tumbukan atau pergesekan lempeng-lempeng tektonik itu tidak tanggung-tanggung menghasilkan 80 sesar aktif. Itu artinya kapan saja dan di mana saja (di atas wilayah sesar) bisa terjadi gempa dan jika terjadi di bawah laut ia bisa menimbulkan tsunami. Para ahli pernah menyampaikan di sebuah seminar di tahun 2014 lalu, bahwa kita perlu mengenali ancaman yang unik di setiap daerah, serta mengadopsi kearifan lokal. Bersamaan dengan itu perlu juga melakukan penguatan kapasitas dan sinergi stakeholders. Pakar tsunami Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi Widjo Kongko dalam seminar nasional Jaya Giri Jaya Bahari 2014 lalu
Continue Reading

Ekspedisi Palu-Koro Mengungkap Kerawanan Bencana Gempa dan Tsunami

Indonesia berada di atas setidaknya 2 sesar aktif (pertemuan 2 lempeng tektonik yg bergesekan dan bertumbukan) dan juga di wilayah ring of fire (gunung api aktif). Tidak heran ada banyak gempa dan tsunami kecil atau pun besar yg tidak bisa diprediksi. Indonesia bahkan terancam dengan munculnya megathrust (tumbukan atau gesekan yg menghasilkan gempa dengan magnitude melebihi angka 9). Sudah hampir 2 dekade terakhir ini Indonesia mulai akrab dengan program Pengurangan Resiko Bencana (PRB) seperti di negeri-negeri yg rawan bencana misalnya Jepang. Program PRB ini tentu untuk mengurangi jumlah korban jiwa dan kerugian material saat bencana datang yg tidak diketahui kapan.
Continue Reading

Gempa Selat Sunda Tidak Berpotensi Tsunami

Hari Minggu, 7 Agustus 2016, pukul 21.02.40 WIB, wilayah Lampung diguncang gempabumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempabumi terjadi dengan kekuatan M=5,0. Pusat gempabumi terletak pada koordinat 6,03 LS dan 104,16 BT, tepatnya di laut pada jarak 80 km arah selatan Kotaagung, dengan kedalaman 57 km. Hasil analisis peta tingkat guncangan (shake map), menunjukkan bahwa dampak gempabumi berupa guncangan cukup kuat di Krui, Marang, Banjarnegeri, Kotajawa, Bandaragung, Kotaagung, dan Tanggamus pada skala intensitas II SIG BMKG (III-IV MMI). Di daerah ini gempabumi dirasakan oleh orang banyak. Beberapa warga dilaporkan sempat berlari keluar rumah untuk menyelamatkan diri, namun demikian hingga
Continue Reading

Gempa Namlea, Maluku Dipicu Sesar Aktif

Hari Kamis, 4 Agustus 2016, pukul 21.48.18 WIB, wilayah Namlea, Namae, Tahalupu, Sole, Supe, dan Putia di Maluku diguncang gempabumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempabumi terjadi dengan kekuatan M=4,9. Pusat gempabumi terletak pada koordinat 2,96 LS dan 127,5 BT, tepatnya di laut pada jarak 62 km arah timurlaut Namlea, dengan kedalaman 10 kilometer. Hasil analisis peta tingkat guncangan (shake map), menunjukkan bahwa dampak gempabumi berupa guncangan cukup kuat di Namlea, Namae, Tahalupu, Sole, Supe, dan Putia pada skala intensitas II SIG BMKG (III-IV MMI). Di daerah ini gempabumi dirasakan oleh orang banyak, namun demikian hingga saat ini belum
Continue Reading

Bandara Internasional Lombok DItutup Akibat Tertutup Abu Gunung Rinjani

Gempabumi berkekuatan 5,6 SR pada kedalaman 18 km, yang kemudian dikoreksi BMKG menjadi 5,7 SR dengan kedalaman 22 km berpusat di 63 km arah baratlaut Kabupaten Dompu, NTB, pada Senin (1/8/2016) pukul 06.40.01 WIB, diduga telah menyebabkan Gunung Rinjani dengan puncak Barujari meletus pada pukul 11.50 WITA. Guncangan gempabumi tersebut dirasakan masyarakat di Desa Tembalun di sekitar lereng Gunung Rinjani dengan intensitias 3 MMI. Adanya guncangan gempa menyebabkan tekanan dari dalam perut Gunung Rinjani sehingga menimbulkan letusan. Berdasarkan laporan dari Pos Pengamatan Gunung Rinjani PVMBG, secara visual letusan tidak terdeteksi karena tertutup kabut. Berdasarkan pantauan satelit Himawari dari BMKG pada
Continue Reading

Gempa Bumi di Kabupaten Dompu, NTB, 01/08/2016

Lokasi: Kab. Dompu 63 km BaratLaut DOMPU-NTB 72 km TimurLaut SUMBAWA-NTB 88 km BaratLaut BIMA-NTB 199 km TimurLaut MATARAM-NTB 1247 km Tenggara JAKARTA-INDONESIA Korban Jiwa: Masih dalam pendataan Kerugian Materil : Masih dalam pendataan Kronologis : Gempa terjadi dengan kekuatan 5.6 SR, Kedalaman 18 KM, Lokasi 8.23 LS, 117.86 BT Kondisi Mutakhir: Gempa Sangat dirasakan di Kab.  Dompu dan masyarakat sempat berhamburan keluar rumah (panik). BPBD Kab. Dompu sedang melakukan pendataan ke wilayah yang terdampak. Info lanjut BPBD Kab. Dompu Bpk. Ardiyansyah (Kasi RR) Via Telp. (0818-6391-3896)
Continue Reading

Gempa Dirasakan Kuat Selama 3 Detik di Pasaman, Masyarakat Berhamburan keluar Rumah

Telah terjadi gempa berkekuatan 5.4 SR dengan kedalaman 10 KM. Pusat gempa berada di 0.21 LU – 100.08 BT. Gempa Bumi ini dirasakan di provinsi Sumatera Barat pada hari Minggu, 10 Juli 2016 Pkl. 16:31:58 WIB Lokasi: Kab. Pasaman Kab. Pasaman Barat Kab. Agam Kota Padang 10 km BaratDaya PASAMAN-SUMBAR 49 km Tenggara PASAMANBARAT-SUMBAR 50 km BaratLaut AGAM-SUMBAR 133 km BaratLaut PADANG-SUMBAR 1031 km BaratLaut JAKARTA-INDONESIA Korban Jiwa: Assesment Kerugian Materil: Assesment Kondisi Mutakhir: Gempa dirasakan kuat selama 3 detik di Kab. Pasaman dan masyarakat sempat panik namun belum ada laporan kerusakan. Gempa dirasakan lemah selama 2 detik di Kab. Agam.
Continue Reading

Gempabumi Mentawai Dipicu Aktivitas Sunduksi Lempeng

Disasterchannel.co – SELASA 21 Juni 2016, gempabumi tektonik mengguncang seluruh wilayah Kepulauan Mentawai dan Sumatera Barat. Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempabumi ini terjadi pada pukul 21:10:23 WIB dengan kekuatan M=5,0 dengan episenter terletak pada koordinat 2.23 LS dan 99.40 BT, tepatnya di laut pada jarak 67 kilometer arah selatan Muara Siberut pada kedalaman hiposenter 15 kilometer. Efek gempabumi yang didasarkan oleh Peta Tingkat Guncangan (shake map) BMKG menunjukkan bahwa wilayah terdampak gempabumi tersebut antara lain: Pulau Sipora dan Pulau Siberut yang merasakan guncangan yang dirasakan pada skala intensitas IV MMI (dirasakan banyak orang, gerabah pecah, jendela/pintu bunyi berderik). Semetara
Continue Reading