Potensi Ekologi Sulawesi Tengah

1. Pendahuluan Ekologi adalah pengetahuan tentang interaksi antara mahluk hidup dengan lingkungannya.  Luas Sulawesi Tengah  23.880 km persegi  dan jumlah penduduk 2,8 juta jiwa merupakan dataran unik yang mempertemukan keragaman flora dan fauna dari tiga wilayah besar, yaitu Asia, Australia, dan Pasifik (BPS, 2018).  Keunikan Sulawesi dengan keanekaragaman hayati merupakan gabungan dari pertemuan ketiga lempeng yaitu Lempeng Eurasia (bergerak ke arah tenggara), Lempeng Indo-Australia (bergerak ke arah baratlaut), dan Lempeng Samudera Pasifik (bergerak ke arah barat). Kawasan Sulawesi memiliki keanekaragaman hayati yang unik sebagaimana digambarkan oleh Garis Wallace, karena merupakan kawasan peralihan antara Zona Asia dan Australia.  Flora dan fauna
Continue Reading

Kisah Sang Jenderal yang Merangkap Profesor Tanaman di Bangka

PANGKAL PINANG, Disasterchannel.co – Hamparan hijau tanaman mangrove yang tumbuh subur dan alami di Kawasan Konservasi Mangrove Munjang Kuarau Barat berhasil menggoreskan kesan tersendiri bagi orang nomor satu di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo. Hal itu disampaikan Kepala BNPB sesaat setelah meninjau kawasan konservasi yang memiliki luas sekitar 800 hektar di Kabupaten Bangka Tengah. “Saya terkesan. Mangrove di kawasan ini sangat natural sangat indah, dari konservasi alamnya dan sekarang jadi kawasan pariwisata,” ucap Doni. Kehadiran sang jenderal yang pernah sukses mempelopori program ‘Citarum Harum’ di ‘Hutan Amazon’nya Bangka itu juga diisi dengan kegiatan penanaman bibit pohon mangrove. Usai
Continue Reading

Dapatkan Gempa Menjalar dan Saling Picu?

Oleh : Dr. Daryono* Rentetan gempa bumi yang melanda di berbagai tempat di berbagai daerah di Indonesia akhir-akhir memberi kesan seakan-akan Bumi Nusantara sedang gelisah. Orang awam pun akhirnya beranggapan bahwa gempa pada waktu tertentu dapat menjalar ke mana-mana, misalnya dari Lombok menyeberang ke Palu, kemudian dari Papua menerjang Maluku utara, Halmahera Selatan, Sumbawa, Bali, dan Banten, kemudisn entah selanjutnya ke mana lagi. Pasca gempa Banten M 6,9 pada 2 Agustus 2019, kini berkembang berita yang viral di media sosial bahwa akan terjadi gempa besar megathrust berkekuatan M 9,0 dan mereaktivasi sesar aktif Baribis. Gejala “menjalarnya” atau “migrasi” gempa dari
Continue Reading

Menghadapi Budaya Pasrah Saat Tinggal di Indonesia Negeri Penuh Bencana

Oleh : Chloe King dan Yulianan Wijaya* Berada di Cincin Api Pasifik, wilayah yang secara geologis paling aktif di dunia, Indonesia rentan terhadap bencana alam. Pada Juli dan Agustus 2018 gempa bumi yang seperti tak habis-habisnya melanda Bali dan Lombok, menewaskan lebih dari 600 orang. Tidak lama kemudian, gempa bumi menghantam pantai Sulawesi Tengah, diikuti oleh tsunami lokal yang melanda Kota Palu dan sekitarnya. Lebih dari 2.100 orang tewas. Hanya beberapa hari sebelum Natal 2018, tsunami melanda pesisir Pulau Jawa dan Sumatra. Dipicu oleh runtuhnya sebagian gunung api Anak Krakatau ke laut setelah letusannya, bencana ini menewaskan sedikitnya 420 orang.
Continue Reading

Gempa Bumi Swarm

Oleh : Reza Permadi* Hari-hari belakangan ini Poso diguncang gempa, walau sterus menurun intensitasnya, tetapi guncangan yang diikuti dengan dentuman suara, sempat membuat panik masyarakat (DC-26 Maret 2019). Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat dalam satu hari kemarin Poso mengalami 15 kali guncangan akibat gempa. Mengapa demikian ? apakah Poso sedang mengalami gempabumi swarm ? Saat ini di Poso kemungkinan sedang terjadi gempabumi swarm. Gempabumi yang frekuensinya sering, tetapi kekuatannya kecil.  Faktor yang menyebabkan meningkatnya aktivitas gempa di Poso adalah aktifnya struktur Sesar Poso bagian Barat, Sesar Poso Barat memang dikenal sebagai sesar aktif tetapi sudah lama tidak memicu aktivitas gempa
Continue Reading

Tanah, Gunung, Iklim, Vegetasi Asli Tidak Bisa Dipisahkan

Oleh : Dr. Ir. Amien Widodo, M.S* Banjir bandang hampir selalu menimbulkan korban dengan jumlah yang banyak, kerusakan yamg massif dan kerugian ekonomi sangat besar. Kenapa? sebab banjir ini tidak hanya banjir air tapi juga diikuti lumpur, batu batu, batang batang pohon dll. Material yang ikut hanyut ini bisa membunuh dan menghancurkan apa saja yang dilewatinya. Seperti yang baru saja terjadi di Sentani Jayapura dengan korban meninggal 73 orang. Kenapa bisa terjadi ? Tanah adalah material alam yg lepas atau belum terpadatkan, yang  terbentuk karena pelapukan batuan yang masih menempel diatas batuan induknya. Pembentukan tanah ini akan banyak di jumpai
Continue Reading

Wawancara dengan Para Ahli Geologi soal Berbagai Sesar Penghasil Gempa di Sulawesi Tengah

Sulawesi Tengah memiliki banyak sesar (patahan tektonik). Gempa sering terjadi di Sulawesi, namun kurang disorot media. Sesar yg utama, yaitu Sesar Palu-Koro menurut ahli geologi menyimpan gempa besar, yg bahkan lebih besar dari Sesar Semangko di Sumatra. Meski demikian progam Pengurangan Risiko Bencana (PRB) di Sulawesi Tengah kurang digalakkan oleh berbagai kalangan, terutama oleh pemerintah. Ekspedisi Palu-Koro yang akan dilaksanakan pada bulan Agustus 2017 akan mengangkat soal ini dengan melakukan sejumlah penelitian, pembuatan documentary untuk TV, foto, buku, diskusi, seminar dan pelatihan. Ekspedisi ini tidak hanya akan mengangkat soal bencana gempa dan tsunami, tetapi juga akan mengangkat soal lain yang
Continue Reading

Banjir dan Longsor di Kabupaten Limapuluh Kota Mengakibatkan Kerugian Rp 252 Milyar

Bencana selalu menimbulkan dampak yang merugikan, baik korban jiwa maupun ekonomi. Begitu pula halnya bencana banjir dan longsor yang terjadi di Kabupaten Limapuluh Kota Provinsi Sumatera Barat pada Jumat (3/3/2017). Kerugian dan kerusakan ekonomi diperkirakan sekitar Rp 252,9 milyar yang meliputi bidang pendidikan, pertanian, pekerjaan umum, perikanan, kesehatan, dan perdagangan. Kerugian ekonomi ini diluar dari korban jiwa 8 orang meninggal dunia dan 3 orang luka berat yang tidak dapat untuk dikuantifikasi nilainya. Dampak kerusakan akibat banjir dan longsor cukup luas meliputi 3.482 rumah terendam, di 11 kecamatan yang meliputi 40 Nagari. Saat ini seluruh korban meninggal telah dikembalikan kepada keluarganya.
Continue Reading

Ibu Patmi dan Chico Mendes

Nelongso, mungkin itu kata-kata yang tepat untuk menggambarkan perjuangan Ibu Patmi, perempuan 48 tahun, warga desa Larangan, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati. Perempuan ini bersama kerabat dan sahabatnya dengan dukungan beberapa aktivis melakukan aksi menyemen kaki sebagai bentuk protes mereka atas dibangunnya pabrik semen di kabupaten Rembang. Keputusan Patmi kembali ke Jakarta, karena secarik surat Surat Keputusan (SK) Gubernur Jawa Tengah bernomor 660.1/6 Tahun 2017 yang ditandatangani Kamis (23 Fberuari), yang berisi ijin lingkungan yang baru untuk PT Semen Indonesia di Kabupaten Rembang. Ijin lingkungan semen  di Rembang ini merupakan tindak lanjut rekomendasi Komisi Penilai AMDAL(KPA) yang telah melaksanakan sidang penilaian
Continue Reading