A-PAD Indonesia Selenggarakan Webinar Pelibatkan Sektor Swasta dalam Penanggulangan COVID-19

UPN Veteran di Indonesia menyelenggarakan seri webinar, Sekolah PRB (Sekolah Pengurangan Risiko Bencana). Webinar keenam belas direncanakan oleh A-PAD Indonesia dan diselenggarakan pada tanggal 15 Oktober 2020. Dengan tema “Pandemi dan Pengurangan Risiko Bencana Berbasis Masyarakat (PRB) – Peran Lembaga Bisnis”, CEO A-PAD Indonesia, Sinta Kaniawati , memoderasi webinar dan 28 personel PRB dari pemerintah, universitas, dan hotel berpartisipasi secara online.

Panelis webinar termasuk Direktur Kesiapsiagaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), CEO Harian Artha Graha Peduli (gambar di bawah), Direktur BUMDes Batu Kumbung di Provinsi Nusa Tenggara Barat, Manajer Umum Hotel Aruna di Lombok, dan seorang anggota staf A-PAD Indonesia.

Webinar dibuka oleh Direktur Kesiapsiagaan BNPB membahas undang-undang seputar pencegahan COVID-19 untuk sektor bisnis.

CEO Artha Graha Peduli Daily kemudian memperkenalkan langkah-langkah pencegahan COVID-19 yang dilakukan di fasilitas mereka. Langkah-langkah tersebut termasuk mengembangkan rencana keberlangsungan bisnis, mempromosikan kesadaran masyarakat, memberi saran pada rencana PRB tingkat masyarakat, dan menyediakan barang-barang bantuan.

Direktur BUMDes Batu Kumbung Provinsi Nusa Tenggara Barat kelompok usaha masyarakat membahas skema bantuan jaminan kesehatan, pengadaan alat pelindung diri, bantuan pangan, dan kegiatan bina lingkungan.

General Manager Hotel Aruna di Lombok (gambar di atas) berbagi pengalamannya menerapkan tindakan pencegahan ketika hotel digunakan sebagai tempat karantina sendiri untuk penyedia layanan kesehatan.

Terakhir, A-PAD Indonesia membahas kegiatannya di Provinsi Bali dan Nusa Tenggara Barat, “Memperkuat Peran Multipihak dalam Membangun Ketahanan Industri Pariwisata”.

Peserta bertanya, “Apakah ada bantuan keuangan untuk bisnis yang berpartisipasi dalam PRB berbasis masyarakat?” “Apa yang dapat dilakukan bisnis kecil untuk pencegahan COVID-19?” dan “Tindakan pencegahan apa yang efektif di hotel?” (LA)