APAD Indonesia Selenggarakan FGD Damage and Loss Assessment (DALA)

Disasterchannel.co. Jakarta – A-PAD Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Nusa Tengggara Barat dan ACT mengadakan FGD (FGD) tentang Damage and Loss Assessment (DALA) pada 3 December 2020 di Aruna Hotel, Sengigi Pulau Lombok NTB. Tujuan utama dari acara ini adalah untuk menyelaraskan pemahaman yang sama tentang review DALA dan ACT-CSO, serta mendapatkan masukan, komentar serta masukan dari peserta atas 6 (enam) langkah pendekatan proses DALA yang dilakukan oleh ACT.

Pesan kunci tersebut disampaikan Kepala BPBD Provinsi Nusa Tengggara Barat. Ada dua puluh dua peserta yang mengikuti FGD dari BPBD Lombok Utara, BPBD Lombok Barat, BPBD Lombok Timur, BPBD Kabupaten Mataram. Adapun dari Provinsi yang hadir adalah dari BPBD Provinsi, Palang Merah, MDMC (Manajemen Bencana Muhammadiyah), dan dari Universitas Mataram, serta Badan Usaha Desa (BUMNDes) yang hadir dalam FGD tersebut, termasuk perwakilan dari ACT dan A-PAD Indonesia.

Bapak Kusmayadi – Ahli / praktisi DALA dari ACT memberikan pemaparan tentang pengalaman asesmen ACT-CSO DALA selama tanggap bencana gempa bumi tsunami Selat Sunda & Selat Sunda. Enam langkah yang harus diikuti selama penilaian kerusakan dan kerugian meliputi: (1) Menentukan baseline prabencana, (2) Mengembangkan situasi pascabencana, (3) Memperkirakan kerusakan dan kerugian secara sektor-per-sektor, ( 4) Memperkirakan jumlah keseluruhan dampak bencana, (5) Memperkirakan dampak ekonomi makro, dan (5) Memperkirakan dampak terhadap pekerjaan dan pendapatan pribadi / rumah tangga.

Permasalahan yang digarisbawahi FGD data prabencana di suatu daerah sangat penting untuk penilaian DALA. Ini adalah pertama kalinya hampir semua organisasi tanggap bencana dan pemulihan NTB dan masyarakat memiliki kesempatan untuk berkumpul bersama dalam suasana yang sangat bersahabat, untuk lebih memahami di antara semua peserta. FGD ini harus dilakukan secara berkala agar stakeholder dapat saling bertukar informasi.

Ibu Sinta Kaniawati Country Director A-PAD Indonesia berkesempatan menutup FGD melalui zoom online, para peserta terkesan dengan acara tersebut. (LA)