295 Sesar Aktif di Indonesia, Kenali Lebih Jauh Apa Itu Sesar Aktif

Disasterchannel.co.Jakarta – Liburan akhir tahun dengan mengunjungi gunung-gunung yang ada di sepanjang Indonesia sepertinya seru. Di pulau Jawa saja banyak sekali gunung-gunung dengan panorama yang indah, belum lagi di pulau-pulau lainnya. Berbicara tentang gunung, Indonesia berada di area Ring of Fire, tak heran banyak dijumpai gunung-gunung berstatus gunung aktif. Karena wilayah Indonesia yang terletak di antara Ring of Fire membuatnya rentan terhadap bencana terutama gempa bumi. Indonesia menempati zona tektonik yang sangat aktif karena tiga lempeng besar dunia serta lempeng-lempeng kecil lainnya saling bertemu di wilayah Indonesia. Zona tektonik tersebut membentuk jalur-jalur pertemuan yang kompleks. Keberadaan interaksi antara lempeng-lempeng ini menempatkan wilayah Indonesia sebagai wilayah sangat rawan terhadap gempa.

Tanpa kita sadari, setiap hari selalu ada gempa yang terjadi di wilayah Indonesia. Salah satu penyebab gempa adalah aktivitas dari sesar aktif. Sesar adalah patahan pada tubuh bumi yang mengalami pergerakan. Istilah sesar aktif didefinisikan sebagai sesar dengan perpindahan yang terjadi pada akhir Pleistosen (2 juta sampai 10 ribu tahun yang lalu) dan Holosen (10 ribu tahun terakhir) dan dapat terjadi di masa depan. Istilah sesar aktif dan sesar hidup muncul dalam literatur geologi dan seismologi Amerika dan Eropa pada akhir 1940. Para penulis yang memperkenalkan istilah-istilah ini dan menggunakannya untuk penunjukan sesar yang dapat diakses untuk pengamatan geologi danmendemonstrasikan gerakan kontemporer, yang mengantisipasi gerakan serupa dalam waktu dekat. Kemudian, istilah tektonik aktif yang lebih luas muncul dengan analogi dengan istilah-istilah ini. Bentuk lahan muda yang tergeser, sedimen Kuarter akhir adalah tanda referensi utama untuk mengenali sesar aktif. Pola struktur dan parameter dari semua sesar aktif mengacu pada interval waktu yang sama secara geologis pendek.

WSSPC (WSSPC adalah konsorsium ilmuwan negara bagian dan swasta di AS bagian barat) mengatakan bahwa sesar aktif dapat dikategorikan sebagai berikut:

  1. Sesar aktif Holosen: sesar yang berpindah dalam 10.000 tahun terakhir.
  2. Sesar aktif Kuarter Akhir: sesar yang bergerak dalam 130.000 tahun terakhir.
  3. Sesar aktif kuarter: sesar yang bergerak dalam 1.600.000 tahun terakhir.

Terdapat 295 sesar aktif yang menyebar di seluruh kawasan Indonesia. Masyarakat Indonesia perlu mewaspadai sumber gempa sesar aktif. Pasalnya sesar aktif bersumber di daratan dan berdekatan dengan kawasan tempat tinggal masyarakat. “Ditinjau dari frekuensi kejadian gempa merusak, maka sesar aktif lebih sering terjadi dan menimbulkan kerusakan serta korban jiwa dibandingkan megathrust yang sebenarnya lebih jarang terjadi,” ucap Daryono Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG.

Kejadian bencana yang disebabkan oleh pergerakan sesar aktif sangatlah sering terjadi di Indonesia. Beberapa gempa yang merusak seperti pergerakan sesar aktif Palu-Koro pada 28 September 2018, Gempa Lombok 5 Agustus 2018 yang disebabkan oleh sesar naik Flores, gempa Pidie Jaya 2016 yang disebabkan aktivitas sesar Sumatera bagian utara dan gempa Yogyakarta 2006 disebabkan oleh sesar Opak. Keberadaan sesar aktif ini perlu diwaspadai dan diimbangi dengan melakukan tindakan mitigasi bencana diberbagai kalangan masyarakat dan melibatkan unsur pentahelix. (LS)

 

Sumber:

Trifonov, V.G., Kozhurin, A.I. Study of active faults: Theoretical and applied implications. Geotecton. 44, 510–528 (2010). https://bit.ly/2KvBAQp

Michael N Machette. Active, capable, and potentially active faults a paleoseismic perspective. 2000. Journal of Geodynamics. Volume 29, Issues 3–5,Pages 387-392,ISSN 0264-3707, https://bit.ly/38CEOcI https://bit.ly/3rHSITM