Penyandang Disabilitas Perlu Perhatian khusus dalam upaya pencegahan Covid -19

Disasterchannel.co,- Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi terus bergerak memberikan edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) menjelang penerapan adaptasi kebiasaan baru (AKB) atau new normal. Salah satunya dengan menyisir berbagai kelompok rentan seperti disabilitas.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial untuk membantu masyarakat tunanetra, mengingat kelompok masyarakat ini termasuk kategori rentan dan beresiko,” ujar Ketua PMI Kota Sukabumi Suranto Sumowiryo.

Menurutnya, dalam rangka menjelang Adaptasi kebiasaan baru (ABK), saat ini PMI kota Sukabumi terus memaksimalkan melakukan sosialisasi dan edukasi dalam upaya pencegahan dan penyebaran covid -19 keberbagai segmentasi masyarakat, salahsatunya yang menjadi perhatian dan prioritas PMI adalah Kelompok rentan seperti tunanetra.

Dalam kegiatan edukasi ini pihaknya bekerjasama dengan salahsatu lembaga yang membina tunanetra di kota sukabumi seperti sekolah luar biasa Bagian Tunanetra (SLB-A) Budi nurani Sukabumi dengan diikuti sekitar 75 peserta.

Menurutnya kelompok disabilitas merupakan kelompok yang sangat rentan dan beresiko terhadap penularan Covid-19, untuk itu PMI memberi perhatian khusus dalam upaya pencegahan penyebaran di kelompok tersebut.

Suranto menjelaskan bahwa informasi mengenai pencegahan COVID-19 masih belum merata diperoleh masyarakat terutama yang memiliki keterbatasan pada layanan informasi seperti disabilitas.

“Untuk itu salahsatu upaya yang dilakukan saat ini dengan menggelar kegiatan edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan simulasi praktek langkah cuci tangan yang benar kepada disabilitas, serta penyemprotan disinfektan di sekitar sekolah” ucapnya.

Selain itu tambah suranto, Pihak PMI juga memberikan paket covid kit atau paket kebersihan dukungan program dari PMI Pusat, Palang Merah Amerika (Amcross) dan USAID
dalam rangka mendukung operasi pencegahan covid -19 yang saat ini dilakukan oleh jajaran PMI Kota Sukabumi.

Sementara itu, Kepala Sekolah SLB Tanti Erkanti menyambut baik diselenggarakannya kegiatan edukasi ini khususnya untuk warga belajar penyandang disabilitas tunanetra binaannya saat ini.

Diakuinya hal ini sangat penting untuk memberikan informasi dan pemahaman tentang pencegahan covid -19, terutama dengah diadakannya praktek cuci tangan yang benar kepada siswa tunanetra. Dirinya berharap hasil kegiatan ini bisa diterapkan dilingkungan masing masing dalam rangka pencegahan covid -19.

Kontributor: Atep Maulana