ICRC Distribusikan Perangkat Pencegahan COVID-19 ke Penjara

Disasterchannel.co,- Komite Internasional Palang Merah (ICRC) melalui koordinasi dengan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Hukum dan HAM mendistribusi perangkat dan material kesehatan dan kebersihan ke 45 Rumah Tahanan (Rutan) dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Provinsi Jawa Barat dan Banten pada 18-22 Mei 2020.

Selain itu bantuan juga diserahkan ke rumah tahanan militer di Jakarta, Jabar dan Jatim; serta rumah sakit militer di Jakarta dan Jabar.
Hal ini dilakukan untuk mendukung pemerintah Indonesia dalam mengendalikan penyebaran COVID-19 saat ini

“Penjara merupakan lokasi sensitif dan sangat sulit untuk melakukan tindakan pencegahan seperti menjaga jarak sosial atau fisik atau menjalankan protokol kebersihan di penjara,”kata Alexandre Faite, kepala delegasi regional ICRC untuk Indonesia dan Timor-Leste.

Menurutnya, saat ini ICRC bekerja sama dengan erat dengan otoritas penjara untuk mengendalikan penyebaran COVID-19 di tempat-tempat penahanan, yang rentan terkena wabah, saat ini situasi luar biasa dan respons kami telah diadaptasikan agar sesuai dengan kebutuhan yang terus berubah

Dikatakannya, Penjara yang menerima bantuan mencakup 12 Rutan dan Lapas di Provinsi Banten, 33 Rutan dan Lapas di Provinsi Jabar, 4 Rumah Tahanan Militer di Jakarta, Jabar dan Jatim serta 3 rumah sakit militer di Jakarta. Perangkat kebersihan tersebut terdiri dari sabun batang, kontainer air, hand sanitizer, cairan disinfektan, sarung tangan dan masker, alat penyemprot, kacamata pelindung, alat pelindung diri, thermometer, dan poster promosi kesehatan yang telah disesuaikan untuk menghadapi tantangan yang ditimbulkan oleh COVID-19.

“Mengingat kesehatan para tahanan juga merupakan isu kesehatan masyarakat, kita tidak bisa mengkotak-kotakkannya. Keduanya mempengaruhi satu sama lain sehingga harus ditangani dengan cara yang kurang lebih setara,” tambah Alex

Dalam merespon pandemi COVID-19, ICRC sebelumnya telah menyediakan Alat Pelindung Diri (APD) ke penjara-penjara di Jakarta di akhir April. Berdasarkan kesepakatan dengan Ditjenpas, ICRC memutuskan untuk memperluas cakupan programnya dengan menyertakan Lapas dan Rutan di Banten dan Jabar pada bulan Mei, dan bisa juga diperluas kembali apabila dibutuhkan, kata Alexandre Faite.

Delegasi ICRC di Indonesia mengadaptasi programnya untuk mendukung otoritas nasional dalam upaya mereka menangani pandemi COVID-19 dan memberikan dukungan teknis dan material terkait manajemen jenazah, layanan ambulans, dan Pemulihan Hubungan Keluarga (RFL) melalui kerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI). Selain itu ICRC juga terlibat dalam pembicaraan secara virtual dengan kelompok-kelompok keagamaan mengenai informasi kebersihan dan kesehatan yang kredibel serta manajemen jenazah.

Kontributor : Atep Maulana