Pentingnya Pemetaan Risiko Secara Partisipatif

Disasterchannel.co,- Menyadari kita berada dalam zona merah bencana, berkaca dari berbagai peristiwa bencana dari berbagai seluruh wilayah indonesia. Maka sudah sewajarnya kita harus sadar dan mempunyai pengetahuan dan ketrampilan yang memadai tentang risiko bencana. Apalagi kita tinggal di daerah yang rawan bencana walau bencana itu sendiri tidak selalu terjadi, namun kewaspadaan harus tetap tinggi. Bencana dapat datang kapan saja, ada yang bisa diprediksi seperti banjir dan ada juga yang tidak bisa diprediksi seperti gempa bumi.

Menyadari hal diatas, saat ini Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi melalui dukungan dari Palang Merah Amerika (Amcross) dan USAID mendorong partisipasi masyarakat untuk melakukan pemetaan risiko terhadap daerah rawan bencana di Kota Sukabumi, Jawa Barat tepatnya di Kelurahan/Kecamatan Baros.

“Pemetaan risiko (risk Mapping) ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan program kesiapsiagaan gempa bumi yang dilakukan oleh PMI Kota sukabumi melalui dukungan PMI Pusat dan Palang Merah Amerika (Amcross),” kata Kabag Sistem Informasi Biro IT PMI Pusat Parmin.

Menurutnya, pemetaan yang dilakukan pihaknya ini memakan waktu selama delapan hari dengan melibatkan masyarakat sekitar. Tujuan dari kegiatan ini untuk memetakan peta risiko yang terdiri dari kebutuhan peta analisa
kapasitas, kerentanan dan risiko di wilayah intervensi program

Peta ini dibuat berdasarkan partisipasi masyarakat Kelurahan Baros dan para relawan Sibat PMI sehingga, tujuannya masyarakat ini membuat peta dan paham apa yang ada di daerahnya tersebut tentang kerentanan, kapasitas dan risiko yang bisa timbul di wilayah ini.

Pihaknya juga mendapatkan banyak pertanyaan dari relawan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT) PMI Kelurahan Baros yang ingin tahu jalur evakuasi dan titik kumpul bila terjadi bila terjadi gempa bumi.

“Peta ini akan selalu diperbaharui atau update jika terjadi perubahan-perubahan yang ada di Kelurahan Baros dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi yang ada,” tambahnya.

Sementara, Camat Baros Yunita Nusmeri Sitepu didampingi Lurah Baros dan ketua PMI kecamatan Baros mengatakan dengan adanya peta yang dibuat PMI ini tentunya sangat bermanfaat apalagi, Sukabumi merupakan salah satu daerah rawan bencana salah satunya gempa bumi.

Dengan adanya peta itu warga bisa mengetahui kondisi daerahnya masing-masing serta mampu memitigasi bencana dan melakukan upaya pengurangan risiko untuk meminimalisasikan dampaknya jika terjadi gempa bumi.

Kontributor: Atep Maulana