Cak Imin Usulkan BNPB Jadi Kementerian

BALI, DISASTERCHANNEL.CO- Jelang penyusunan kabinet Jokowi, sejumlah pihak mengusulkan perubahan nomenklatur kelembagaan negara. Salah satu diantaranya adalah, usulan BNPB menjadi kementerian.

Usulan tersebut tersebut disampaikann Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin). Alasannya Indonesia memang rawan bencana dan perlu ditangani dengan serius.

“Itu usulan temen-temen itu BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana, red) jadi kementerian. Karena Indonesia negara yang statusnya selalu rawan bencana kepulauan dan gempa vulkanik yang ada di beberapa titik itu menjadi potensi ancaman sehingga kalau bersifat kementerian lebih luas,” kata Cak Imin usai mengecek lokasi Muktamar PKB di Hotel Westin, Nusa Dua, Bali, Senin (19/8/2019) seperti dikutip dari detikcom.

Cak Imin menyebut usulan kementerian baru ini belum tentu akan menambah jumlah posisi menteri yang sudah ada. Dia menyebut tak menutup kemungkinan kementerian ini bakal digabung dengan kementerian lainnya.

“Belum tahu, pokoknya usulan dan belum tentu sendiri mungkin bisa digabung dengan apa,” tuturnya.

Terpisah, Wasekjen PKB Ahmad Iman mengatakan bencana di Indonesia belum jadi perhatian serius. Dia lalu memberi contoh kasus kader PKB eks gitaris Seventeen Herman Sikumbang yang jadi korban tsunami.

“Contoh kasus tsunami Banten, ada (kader) PKB yang meninggal gitaris Seventeen Herman Sikumbang, alarmnya (tsunami) mati, kebencanaan belum jadi awareness kita semua, kayak di Palu. Jepang saja negara yang potensi bencana sangat tinggi sudah menyiapkan segala sesuatunya sampai bentuk rumah tahan gempa harusnya Indonesia ini, gempa di Bali berulang-ulang, NTB, Palu, Banten, macem-macem masak soal bencana ditangani satu badan sangat kurang. Bencana harus jadi kementerian yang disiapkan dari hulu dan hilirnya,” urai Iman.

Dia menyebut idealnya kementerian penanggulangan bencana ini bertugas untuk meningkatkan kewaspadaan soal bencana. Sehingga diharapkan dampak bencana bisa diminimalisir.

“Tergantung Pak Presiden untuk menambah bukan kapasitas kita berapa kementerian yang dibentuk. Bayangkan belum ada awareness soal kebencanaan. Padahal bisa diantisipasi, dampaknya bisa diminimalisir, dari tahun 2000-an dari tsunami sampai sekarang ada beberapa puluh ribu orang meninggal bencana alam. Soal menterinya dari partai apa monggo tapi ini kontribusi kita terhadap agenda yang perlu diperhatikan ke depan,” tutur Iman. (DT/DC/Wan)