Evakuasi Bayi 6 Bulan Korban Banjir Bandung Berlangsung Dramatis

BANDUNG, DISASTERCHANNEL.CO- Fauzan Fadillah, bayi berusia 6 bulan anak dari pasangan Kurniawan dan Susilawati warga Kampung Jambatan RT 02/RW 09 Kelurahan Andir Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung dievakuasi di lokasi banjir, Rabu (10/4/2019) siang.

Lokasi rumah yang ditempati bayi tersebut tergenang banjir setinggi 140-150 centimeter. Sudah beberapa pekan terakhir ini, rumah Fauzan yang ditempati kedua orang tuanya tergenang banjir luapan Sungai Cisangkuy dan Sungai Citarum.

Kanit Satuan Polisi Pamong Praja Kecamatan Baleendah H. Asep Tajudin melalui Wakanit Satpol PP Tedi Fadilah, mengatakan, khawatir terhadap kesehatan dan keselamatan bayi yang masih berusia enam bulan itu bertahan di lantai dua rumah yang sudah cukup lama tergenang banjir, pihaknya bersama Tagana Baleendah yang juga Anggota Linmas Siaga Kecamatan Baleendah melakukan evakuasi bayi tersebut.

“Evakuasi bayi dengan cara menuruni genangan banjir dan masuk ke dalam rumah dalam kondisi rumah tersebut tergenang banjir setinggi dada Anggota Linmas Siaga yang melakukan evakuasi tersebut,” kata Tedi seperti dilansir galamedianews.com.

Tedi mengatakan, evakuasi bayi tersebut dilakukan Teddi Rohman, Anggota Tagana yang merupakan Anggota Linmas Siaga Kecamatan Baleendah. Pelaksanaan evakuasi bayi pun perlu ekstra hati-hati karena kondisi genangan air masih cukup tinggi.

Bayi itu, kata Tedi, dibawa ke tempat aman dari terjangan banjir yang jaraknya beberapa ratus meter. “Bayi tersebut dibawa ke tempat pengungsian, dengan harapan kesehatan bayi tetap terjaga,” katanya.

Sumber galamedianews.com di lapangan, saat hendak melakukan evakuasi bayi tersebut, Teddi langsung menerobos genangan banjir tersebut untuk menuju di mana bayi tersebut berada. Bayi tersebut digendong dan dibawa turun Teddi Rohman dari lantai dua rumah tersebut, kondisi bayi tersebut mengenakan kaus dan bagian badan dan kakinya menggunakan sarung batik.

Karena masih tingginya genangan banjir, Teddi menggedong bayi di antara dada dan bagian wajahnya untuk menghindari genangan banjir. Bahkan, bagian ujung sarung batik bayi tersebut nyaris tergenang air karena masih tingginya genangan air. Teddi pun terlihat ekstra hati-hati saat membawa atau menggendong bayi tersebut di antara genangan air untuk menghindari hal yang tak diinginkan.

Dengan niat yang tulus dan ikhlas membantu korban banjir, Teddi pun berhasil mengevakuasi bayi tersebut ke tempat yang aman dari genangan banjir. Ia pun mengaku bersyukur bisa membantu mengevakuasi korban banjir. (GM/DC)