Pengurangan Resiko Bencana Jadi Topik Sorotan Ecotalk Pekan Ini

JAKARTA, DISASTERCHANNEL.CO- Indonesia memang beluam siaga terhadap bencana, karena pelatihan evakuasi, anggaran serta kesiap masyarakat belum terlihat, buktinya latihan latihan yg selayaknya dilakukan satu bulan sekali tidak terlihat.

Hal tersebut disampaikan Kasubdit Kesiap Siagaan BNPB, Berton Panjaitan saat menjadi narasumber diskusi Ecotalk yang digelar Tempo di Ancol. Ecotalk adalah diskusi yang dikemas oleh Tempo untuk membahas persoalan-persoalan terkini tentang lingkungan dan bencana yang kali menyupas pengurangan resiko bencana.

Hal senada juga disampaikan Suprayoga Hadi dari Bappenas. Menurutnya, ke depan memang pembiayaan untuk pengurangan risiko bencana harus diperbaiki.

“Masalah bencana memang bukan hanya menjadi kewajiban pemerintah tetapi semua elemen, termasuk partisipasi masyarakat perlu dihidupkan. Community base disaster risk reduction, sebagai inisiatif masyarakat ini perlu kita apresiasi bagaimana masyarakat melakukan upaya-upaya Pengurangan Resiko Bencana (PRB),”ujar Hadi.

Sementara Kepala Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) Eko Yulianto menyarankan perlu ada kampanye ruang aman dalam rumah.

“Kampanye sediakan satu ruang aman dalam rumah mungkin perlu disosialisasikan. Karena pembunuh yang sangat massif ketika gempa ternyata struktur bangunan yang tidak sesuai aturan,”tuturnya.

Eko yakin, upaya-upaya kreatif dalam pengurangan resiko bencana harus sudah dimulai sedini mungkin, supaya masyarakat makin siaga dalam mengantisipasi dinamika kebencanaan di Indonesia (Rini/Wan)