Bangun Kembali Lombok, Skala Dorong Partisipasi Warga

LOMBOK, TERKINI.COM- Program pemulihan (recovery) Lombok dilaksanakan Perkumpulan Skala bekerjasama Sampoerna Untuk Indonesia menekankan partisipasi masyarakat setempat.

Hal tersebut disampaikan Anton Agus Haryanta, Koordinator Lapangan program Lombok Build Back Better dari Perkumpulan Skala kepada Terkini.com di Mataram (9/1/2019).

“Model partisipasi yang dibangun Skala mendapat apresiasi baik dari warga di Lombok, karena baru kali ini, mereka dilibatkan pasca Lombok dilanda gempa,”ujarnya.

Dijelaskan, partipasi masyarakat dalam program Lombok Build Back Better dilakukan melalui berbagai tahap mulai dari penguatan kelembagaan, planning dan bugdeting, kemudian implementasi program. Perkumpulan Skala sifatnya mendampingi.

Selain itu, Skala juga memfasilitasi jejaring informasi keluar melalui seminar dan dialog multipihak, sehingga mereka tidak merasa sendirian dalam membangun kembali Lombok pasca gempa.

Menurut Anton, bantuan sekecil apapun dari luar bagi masyarakat Lombok, memberikan motivasi dari luar bahwa mereka tidak sendirian sambil muhasabah diri atau mengoreksi diri seperti disampaikan Kepala Desa Obel-obel kemarin.

Diungkapkan, program pemulihan (recovery) Lombok dilaksanakan Perkumpulan Skala bekerjasama Sampoerna Untuk Indonesia dimulai sejak Oktober 2018 dan berakhir Januari 2019.

Semua program bantuan baik berupa fasilitas umum dan fasilitas sosial seperti MCK, berugak, sarana air bersih berupa tandon dan pipa serta tenda pleton menjadi aset desa, namun dikelola komunitas.

“Meski proyek ini sudah berakhir, namun silaturahmi dengan masyarakat tetap berjalan, karena mereka sudah menjadi jejaring Perkumpulan Skala, sebagai bagian dari penguatan,”tuturnya.

Seraya menambahkan, tingkat potensi masyarakat Lombok untuk bangkit pasca gempa sangat tinggi, karena masyarakat Lombok memiliki jejaring luar yang bagus terlebih wilayah mereka merupakan daerah wisata seperti Sesingigi dan Rinjani. Mereka banyak mendapat support dari wisatawan mancanegara dari Australia, China dan lain-lain melalui para gaet turis.

Sekedar diketahui, pasca gempa melanda Lombok beberapa waktu lalu, Perkumpulan Skala bekerjasama dengan Sampoerna Untuk Indonesia, menggerakan tim ke Lombok untuk membantu pemulihan kembali Lombok melalui program Lombok Build Back Better. Lewat program tersebut, Perkumpulan Skala bersama Sampoerna Untuk Indonesia, membangun sejumlah fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasum) seperti MCK, berugak, sarana air bersih berupa tandon dan pipa serta tenda pleton.

Skala bersama Sampoerna Untuk Indonesia juga membantu memfasilitasi Kampung Siaga Bencana di daerah dampingan.Desa dampingan itu adalah Desa Sandik di Kabupaten Lombok Barat, Desa Selengan di Kabupaten Lombok Utara, Desa Obel-Obel dan Desa Sembaung Bumbung di Kabupaten Lombok Timur.

Selain membantu pembangunan infrastuktur, Perkumpulan Skala bekerjasama Sampoerna Untuk Indonesia juga membantu peningkatkan kapasitas masyarakat setempat melalui pelatihan training membantuk teknik Sogiri dan pelatihan dasar teknik fasilitasi layanan dukungan psiko sosial serta pembentukan kelompok komunitas desa tangguh bencana.

“Semoga fasilitas umum dan fasilitas social dibangun di Lombok, bermanfaat untuk warga setempat, dalam pengurangan resiko bencana,” harap Direktur Perkumpulan Skala, Trinimalaningrum disela-sela acara closing program di Lombok Utara. (Wan)

SUMBER