GEMPABUMI TEKTONIK M5,9 MENGGUNCANG KABUPATEN DONGGALA, TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI

Disasterchannel.co-, Hari Jumat, 28 September 2018, pukul 14.00.00 WIB, wilayah Kabupaten Donggala diguncang gempabumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempabumi ini berkekuatan M=5,9 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi M=6,0. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 0,40 LS dan 119,81 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 2 km arah utara Kota Donggala, Kabupaten Donggala, Propinsi Sulawesi Tengah pada kedalaman 10 km.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter gempa bumi ini, tampak bahwa gempabumi dangkal ini terjadi akibat aktivitas di zona sesar Palu Koro. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme jenis sesar _strike-slip sinistral_ (geser mendatar mengiri).

Guncangan gempabumi ini dilaporkan dirasakan di daerah Donggala II SIG-BMKG (IV MMI), Palu II SIG-BMKG (III MMI), Poso I SIG-BMKG (II MMI). Dari intensitas maksimum tersebut, getaran gempa dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah dan di luar oleh beberapa orang, tetapi tidak ada kerusakan. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami.

Hingga pukul 14.20 WIB, Hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 6 gempabumi susulan ( _aftershock_ ), masing-masing dengan magnitude M=4,4, M=4,8, M=4,7, M=5,0, M=3,2, dan M=4,7.  Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.***

Jakarta, 28 September 2018

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG

RAHMAT TRIYONO, S.T., Dipl. Seis, M.Sc

http://www.bmkg.go.id