Gelar Rakor, Ini yang akan dilakukan PMI Kedepannya di Lombok

Disasterchannel.co,- Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar rapat koordinasi bersama sejumlah pengurus dan kepala Markas PMI Se-Provinsi Nusa tenggara barat (NTB)

Rapat yang digelar di Aula Posko PMI Provinsi NTB ini, dipimpin langsung oleh ketua PMI Provinsi NTB didampingi Pengurus Pusat Ketua Bidang Penanggulangan Bencana Letjen TNI (Purn) H. Sumarsono, Kepala Markas PMI Pusat, dan Kepala Divisi Penanggulangan bencana.

“Rakor ini sebagai sarana Penguatan kepada pengurus dan staf markas serta semua unsur terkait dalam upaya mendukung rencana operasi PMI kedepanya di lombok ini” Ungkap Pengurus Pusat Ketua Bidang Penanggulangan Bencana Letjen TNI (Purn) H. Sumarsono, Senin (3/9).

Menurutnya, sampai saat ini PMI pusat terus memberikan pendampingan dan dukungan kepada provinsi NTB ini dalam memperkuat kapasitas PMI lokal untuk memaksimalkan pelayanan PMI Kedepan.

“Segala sumber daya PMI Pusat kita sudah dikerahkan,kita berharap semua PMI bisa belajar bersama dari penanganan operasi gempa lombok ini ” harap Sumarsono didepan pengurus se-NTB dan sejumlah pengurus dari PMI Provinsi DKI, Bali, Jateng, Jatim dan Bukit tinggi Sumatra Barat.

Sementara itu, Arifin M.Hadi, Kepala Divisi Penanggulangan bencana PMI Pusat. Menjelaskan secara teknis rencana operasi PMI kedepan, dalam upaya memaksimalkan layanan PMI dari berbagai sektor di fase darurat ke transisi ini.

“Kedepan kita akan fokuskan pada program CTP (Cash Transfer Programme/Program Bantuan Tunai) untuk membantu warga terdampak,” ungkap Arifin.

Menurutnya, bantuan tersebut akan di fokuskan peruntukannya untuk membeli bahan Penyediaan shelter dan peralatan rumah tangga

Selain itu, pihaknya juga telah memaksimalkan pelayanannya untuk kesehatan,distribusi air bersih dan pipanisasi kebeberapa titik yang terisolir

Disinggung mengenai adanya informasi beberapa pengungsi yang diindikasikan terkena penyakit malaria, Pihaknya sudah berkoordinasi dengan dinas kesehatan kesehatan dan puskesmas setempat.

“Selain mengirimkan tim dokter dari Rumah sakit PMI Bogor, kitapun sudah menyiapkan 5000 kelambu untuk diberikan kepada beberapa daerah yang menjadi endemik malaria,” pungkas Arifin

 

Kontributor: Atep Maulana