Perwakilan 6 Negara Sahabat Hadir Simulasi Logistik dan Posko

Disasterchannel.co-, Perwakilan dari enam negara sahabat hadir dalam kegiatan simulasi logistik dan posko regional NTT, NTB dan Bali di Lapangan laboya Labuan Bajo, Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur.

Para perwakilan negara tetangga, yakni dari Palang Merah Swiss, Palang Merah Amerika, Palang Merah New Zealand, Palang Merah Denmark, Palang Merah Timur leste, dan Palang Merah Myanmar, dan Palang MerahTimur leste.

Hadir juga perwakilan dari IFRC zone Asia pacific, serta dari New Zealand Embassy.

“Ini merupakan rangkaian kunjungan lapangan dan melihat secara langsung proses kegiatan dilapangan, memastikan kesiapan dan alur proses yang laksanakan PMI dalam simulasi ini,”Ungkap Kepala Biro Sarana Prasarana PMI Pusat, Tia Kurniawan.

Selain meninjau langsung kegiatan penyegaran serta simulasi logistik dan posko, kunjungan ini merupakan rangkaian kegiatan yang diadakan di indonesia, setelah sebelummya menggelar kegiatan “Kick off program pengembangan kapasitas logistik PMI” di Markas Pusat PMI di Jakarta.

Menurutnya Tia, Saat ini PMI mendapatkan komitmen dukungan untuk meningkatkan kapasitas logistik dari beberapa perhimpunan nasional negara sahabat, Sehingga sangatlah penting untuk saling menguatkan komitmen kerjasama dukungan ini, untuk mengintegrasikan sekaligus mengkonsolidasi potensi dukungan ini.

Sementara itu, perwakilan IFRC zone Asia Pasific, Mathieau Grenade, mengatakan, pelatihan ini sangat menarik dan dan aplikatip, dirinya sangat berkesan ketika melihat langsung bagaimana proses kegiatan simulasi ini.dan dukungan kolabolari mitra pendukung lainnya. menurutnya, hal ini sangat penting dan bisa dikembangkan, serta direplikasikan seluruh wilayah indonesia.

Seperti diberitakan sebelumnya, Palang Merah Indonesia (PMI) melalui dukungan Palang Merah Amerika dan USAID tengah menggelar kegiatan penyegaran serta simulasi logistik dan posko di beberapa titik Regional di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur.

Tujuan kegiatan ini untuk mengetahui sejauhmana kapasitas semua unsur khususnya kesiapan sektor logistik dan aktivasi Posko dalam menghadapi tanggap darurat bencana, serta adanya komitmen bersama terkait dengan alur komunikasi dan pelaporan logistik dan posko dan membentuk tim respon cepat dalam hal logistik dan posko.

 

Kontributor: Atep Maulana