PMI Gandeng VRI Gelar Pelatihan Vertical Rescue

Disasterchannel.co-, Palang Merah Indonesia (PMI) melalui Pusdiklat PMI Pusat bekerjasama dengan lembaga Vertical Rescue Indonesia (VRI) menggelar pelatihan Vertical Rescue tingkat dasar yang akan diadakan di Pusdiklat PMI Pusat Jatinangor Sumedang pada tanggal 27-30 Nopember 2017.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan ketrampilan dan kompetensi SDM PMI dalam memberikan pertolongan kedaruratan dan evakuasi kepada korban dalam kondisi medan yang tidak biasanya (ekstrim) yang membutuhkan keahlian dan ketrampilan khusus, serta didukung peralatan keamanan yang standar.

“Pengetahuan dan keterampilan dalam bidang
Vertical Rescue ini sangat penting dalam peningkatan kapasitas sukarelawan PMI, karena diakuinya keahlian ini sebuah kebutuhan terlebih dalam operasi penanganan dan evakuasi korban bencana dalam medan berat dan terjal yang tidak bisa dilakukan dengan cara biasa,” kata Kepala Markas PMI Pusat, Sunarbowo Sandi saat membuka pelatihan tersebut di Pusdiklat PMI Jatinangor, Senin (27/11).

Menurutnya, belajar dari berbagai pengalaman musibah dan insiden massal seperti jatuhnya pesawat Sukhoi di gunung salak, dirinya mengungkapkan, keahlian vertical rescue ini sangat dibutuhkan dalam mendukung proses evakusi korban dalam kondisi medan terjal dan darurat pada waktu itu.
Dirinya, yang pada waktu itu sebagai koordinator operasi SAR menceritakan bagaimana posisi medan sangat terjal dan hanya bisa lakukan dengan personil yang mempunyai keahlian, perlengkapan dan peralatan standar vertical rescue.

“Makanya sangat penting sekali sukarelawan PMI kita bekali keahlian dan ketrampilan vertical rescue ini sebagai penunjang dalam bertugas dalam berbagai medan operasi,” ungkap sunarbowo

Sementara itu, kepala Pusdiklat PMI Pusat, Dwi Hariyadi mengungkapkan, pelatihan ini pertama kali yang digelar oleh PMI Pusat, dengan menggandeng Vertical Rescue Indonesia (VRI) sebagai mitra organisasi yang dinilai mempunyai kompetensi dan kualifikasi dalam evakuasi korban di area bersiko tinggi

Ditambahkannya, dalam pelatihan diikuti tidak kurang dari 35 orang peserta dari perwakilan 11 PMI provinsi yang telah melalui proses seleksi kriteria calon peserta.

“Selama empat hari mereka akan mengikuti proses pembelajaran dengan mengacu standar kurikulum pelatihan dasar dari vertical rescue indonesia, melalui materi kelas dan praktik langsung di tebing Citatah,”Ungkap Dwi Hariyadi.

Harapannya dari pelatihan ini dapat menambah kemampuan dan keterampilan para sukarelawan PMI dalam tekhnik dasar vertical rescue sebagai penunjang dalam berbagai operasi kemanusiaan.

kontributor: Atep Maulana