Tingkatkan Kapasitas, PMI Adakan Lokalatih Diplomasi Kemanusiaan

Disasterchannel.co-, Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat mengadakan kegiatan Lokalatih “Humanitarian Diplomacy” yang digelar selama tiga hari, dari mulai tanggal 24-26 oktober 2017 di Pusdiklat PMI Pusat Jatinangor Sumedang Jawa Barat.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan ketrampilan SDM PMI dalam melaksanakan diplomasi,advokasi, negosiasi dan lobi dalam beberapa program kemanusiaan.

“Pengetahuan dan keterampilan di bidang diplomasi kemanusiaan ini sangat penting dilakukan PMI terlebih dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat dan mempengaruhi pemangku kebijakan pemerintah dalam mendukung beberapa program kemanusiaan,” kata Pengurus Pusat PMI, Ketua bidang Penanggulangan Bencana, H. Sumarsono saat membuka pelatihan tersebut di Pusdiklat PMI Jatinangor, Selasa (24/10).

Dijelaskan Sumarsono, sampai saat ini Palang Merah Indonesia (PMI) telah memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat melalui beberapa program dan pelayanan kemanusiaan, menurutnya berbagai aksi aksi kemanusiaan ini perlu didukung dengan kemampuan organisasi dan sumberdaya dalam melakukan upaya upaya advokasi kepada stakeholder terkait yang sejalan dengan aksi yang dilakukan di masyarakat dan mendukung implementasi aksi kemanusiaan di masyarakat.

Dia juga menilai, berbagai program kemanusiaan yang sudah dilakukannya selama ini tidak terlepas dari kesuksesan dalam diplomasi,komunikasi dan lobi berbagai unsur.

“Selain bertujuan meningkatkan kapasitas, pelatihan ini juga memberi kesempatan kepada peserta yang berasal dari berbagai daerah untuk mengembangkannya diplomasi kemanusiaan ini di daerahnya masing masing,” ujar sumarsono.

Ketua Pelaksana kegiatan, Ade Hergalia menambahkan, dalam kegiatan lokalatih ini diikuti tak kurang 50 peserta yang terdiri dari beberapa perwakilan PMI Provinsi intervensi program kesiapsiagaan bencana.

Menurutnya, dalam kegiatan Ini mendapat dukungan dari International federation of Red cross and Red Crescent Societies (IFRC).dia berharap melalui pembelajaran ini dapat meningkatkan ketrampilan kapasitas para peserta dalam proses lokalatih in, selai itu menurutnya, melalui kegiata ini dapat menghasilkan Draft panduan teknik diplomasi,advokasai,dan lobi yang baku.

“Proses pembelajaran dilakukan dengan cara pemberian materi di kelas, brain storming, studi kasus dan praktek pembelajaran,” tutup Ade.

 

Kontributor : Atep Maulana