Sambangi Korban Bencana Banjir Pangandaran, PMI Distribusikan Bantuan

Sejumlah Sukarelawan PMI Kabupaten pangandaran mulai mendistribusikan bantuan kepada korban yang terdampak bencana banjir dan longsor yang terjadi di wilayah pangandaran, salahsatunya di dusun sangkanbawang desa kalijati kecamatan Sidamulih. Dilokasi ini PMI menyambangi para korban yang terdampak dan mendistribusikan bantuan bencana.

“Kita mendistribusikan bantuan kedaruratan berupa Family Kit, Kitchen Set,Selimut,Terpal dan ember” ungkap Staf Bidang Pelayanan PMI Kabupaten Pangandaran Silvi Priyonika Pratama.

Menurutnya, bantuan ini sangat dibutuhkan oleh para korban yang terdampak banjir yang saat ini masih belum menempati rumahnya dan mengungsi sementara di rumah tetangga kerabatnya.

Silvi berharap Pemberian bantuan dari PMI ini dapat meringankan beban penderitaan warga yang terkena bencana banjir.

Sebelumnya banjir bandang dan longsor yang menerjang wilayah kabupaten pangandaran yang telah mengakibatkan korban jiwa dan luka luka serta ratusan rumah terendam, sejumlah Sukarelawan PMI Kabupaten Pangandaran bersama aparat TNI dan Warga membersihkan lumpuran tanah yang masih menumpuk paska kejadian

Sementara itu Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kabupaten Pangandaran,H.Nana Ruhena dalam siaran pers nya mengatakan, Kondisi ketinggian air, saat ini di lokasi banjir sudah turun, kondisi aman dan terkendali, sebagian pengungsi korban banjir sudah mulai kembali ke rumah masing-masing. Kondisi di daerah longsor hanya tinggal membereskan material yang menutupi jalan raya, sebagian material yang ringan sudah di selesaikan secara gotomg royong tanpa menggunakan alat berat. Pemantauan kondisi banjir dan longsor di lakukan secara terus menerus oleh pihak Pemerintah, TNI/POLRI dan Organisasi Relawan Penanggulangan Bencana, Kesiapsiagaan masyarakat terdampak banjir dan longsor terus di tingkatkan dalam rangka mengantisipasi banjir atau longsor susulan dengan mempersiapkan diri seandainya harus mengungsi.
Pihaknya menghimbau, sehubungan dengan banyaknya berita dan foto-foto kejadian bencana di Kabupaten Pangandaran yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenerannya baik melalui media sosial maupun media elektronik lainnya, maka kami sampaikan agar lebih bijak, lebih hati-hati, lebih teliti, lakukan cek and recek kebenarannya.

Kontributor :Atep Maulana