Aktivitas Gunung Agung di Pulau Bali Meningkat

Disasterchannel.co – 19/09/2017 –  Aktivitas Gunung Agung di Karang Asem, pulau Bali terus meningkat. Untuk mengantisipasinya, jajaran Pemerintah Kabupaten Karangasem menggelar rapat koordinasi lintas sektor yang dipimpin langsung oleh Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumantri bersama Wabup Artha Dipa dengan menghadirkan jajaran Forkopimda, Sekda, BPBD Provinsi Bali, Camat, Lurah bertempat di Wantilan Kantor Bupati, Minggu (17/9/2017).

Rakor bertujuan untuk mulai melakukan pemetaan terhadap daerah-daerah yang aman untuk dijadikan posko-posko pengungsian. Ada beberapa wilayah yang dipilih berada di zona aman, seperti Kecamatan Sidemen tepatnya di lapangan Mamed, Dermaga Cruise Tanah Ampo dan lapangan Ulakan,Manggis, Desa Bunutan Kecamatan Abang, Desa Rendang, maupun perbatasan Karangasem-Buleleng lapangan Tembok.

Sekda Karangasem, I Gede Adnya Mulyadi memaparkan, pihaknya masih menunggu info resmi dari Badan Geologi terkait peningkatan status Waspada ke status Siaga. Sampai saat ini, diakui Adnya Mulyadi, memang terjadi peningkatan intensitas gempa yang semula 28 kali menjadi 75 kali gempa. “Tadi malam memang ada peningkatan gempa terus menerus, kami diminta menunggu sampai pukul 12.00 WITA,” ujarnya. Jika hal buruk terjadi, kata Adnya Mulyadi, pihaknya pun telah siap menghadapi bencana tersebut dengan mempersiapkan posko-posko pengungsian. Selain itu, pihaknya juga tengah mempersiapkan melakukan sosialisasi ke wilayah Kawasan Rawan Bencana (KRB) yang dibagi menjadi tiga kawasan. “Ada KRB satu, Dua dan Tiga, kami juga telah mempersiapkan sarana dan prasarana mobil pengangkut sebagai antisipasi jika terjadi sesuatu,” ujarnya.

Sejumlah desa yang masuk KRB III itu, kata Artha Dipa, meliputi kecamatan Bebandem yakni Desa Jungutan bagian atas, Desa Bhuana Giri mulai dusun Tanah Aron hingga Butus. Kecamatan Kubu, yakni Desa Tulamben, Batudawa, Muntig, dukuh paling atas, Kubu, Desa Ban, Baturinggit, Sukadana dan Tianyar Timur. Sedangkan di Kecamatan Abang, meliputi Desa Pidpid bagian atas, Desa Nawakerti bagian atas, Kesimpar, Datah yakni di Kedampal, Laba Sari bagian atas. Sedangkan di kecamatan Selat yakni, Desa Sebudi, Desa Amertha Bhuana, Peringsari. Kecamatan Rendang meliputi wilayah Desa Besakih terumata di Temukus,Desa Menanga dusun Pemuteran. “Daerah-daerah rawan tersebut agar perbekelnya langsung berkoodinasi dengan perbekel lainya, untuk mengecek wantilan yang bisa dipakai sebagai posko,” ujar Artha Dipa.

Sedangkan Kepala BPBD Provinsi Bali, Dewa Made Indra mengatakan, meskipun belum ada peningkatan status Gunung Agung yang masih berada di level II yakni status waspada, namun harus dilakukan langkah antisipasi. Waspada, kata Dewa Indra bukan berarti gunung akan meletus namun tidak ada salahnya juga untuk tetap siaga. “Bukan kami yang menentukan, tetapi Badan Geologi yang memiliki alatnya, saya terus berkoordinasi,” ujarnya.

(Sumber: Humas Pemda Karangasem, Bali – RN)