EKSPEDISI PALU KORO (2) : Jejak Patahan Sesar Palu Koro

Palu, 19 Mei 2017. Anak anak yg berenang dengan gesit, seperti sungai Koro dan Mewe seperti tidak kuatir, aliran deras dan sungai Mewe dan Koro tidak menggetarkan nyali bocah di Gimpu. Pertemuan sungai ini kemudian berbelok dan mengalir ke sungai Lariang. Di tepian sungai tampak sekumpulan ibu dan bapak berbincang di dalam tenda yang dibuat seadanya.

Mereka ternyata sebagian warga desa terakhir di sekitar Gimpu. Sebagian warga tersebut menunggu rotan yang sudah dikumpulkan 3 hari yang lalu. Begitulah, keseharian mereka mengumpulkan rotan untuk biaya hidup, ketika harga coklat anjlok.

Gimpu adalah sebuah desa di kecamatanKulawi Selatan, Sigi, Sulawesi Tengah,Indonesia. Pada tahun 2016, desa ini memiliki penduduk sebanyak 791 jiwa dengan kepadatan penduduk mencapai 27 jiwa/km². Jembatan gantung yang menjadi penghubung, adalah akses jalan yang menghubungkan wsrganya dengan desa lain di seminar Taman Nasional Lore Lindu.

Sebagian warga tidak paham kalau pertemuan dua sungai tersebut itu adalah titik sesar palu Koro, yang akan menjadi titik sentral penelitian Tim Ekspedisi Palu Koro, yang akan segera dimulai Agustus mendatang. RN.


 

Untuk informasi yang lebih lengkap silahkah kunjungi situs Ekspedisi Palu-Koro di sini: http://ekspedisipalukoro.co


Baca tulisan lainnya:
Ekspedisi Palu-Koro (bagian 1)
Ekspedisi Palu-Koro (bagian 2)
Ekspedisi Palu-Koro Akan Segera Dilaksanakan Bulan April 2017
POTENSI GEMPA BUMI DI SESAR PALU-KORO & TEKNOLOGI GPS
Waspadai Siklus Gempa pada Sesar Palu-Koro
Ekspedisi Palu-Koro Mengungkap Wilayah Rawan Gempa Besar di Sulawesi
Ekspedisi Palu-Koro Mengungkap Kerawanan Bencana Gempa dan Tsunami
Gempa Bumi Berdasarkan Kedalaman Episenternya
Dirgahayu Republik Indonesia