Pemicu Banjir di Jakarta

Sepanjang tahun 2016, cuaca ekstrem dengan intensitas curah hujan yang tinggi, mengakibatkan beberapa daerah di Indonesia mengalami banjir, termasuk di Jakarta. Rusaknya sejumlah Daerah Aliran Sungai (DAS), beberapa saluran drainase yang belum rampung, alih fungsi lahan, dan banyaknya masyarakat yang masih membuang sampah di kali atau sungai, menjadi pemicu tergenangnya beberapa kawasan di Jakarta.

Kondisi tersebut diperparah dengan daya tampung sungai yang melebihi kapasitasnya. Persoalannya, sejak 2004 pola curah hujan di DAS Ciliwung sebenarnya tak meningkat, namun debit air pada saat musim hujanlah yang mengalami peningkatan.

“Ini menunjukkan daya tangkap air hujan di hulu telah menurun,” jelas Kedeputian Bidang Pengendalian Pencemaran Lingkungan di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Maulani Djajadilaga, seperti dikutip pada National Geographic Indonesia.

Meski begitu, pemerintah terus berupaya menyelesaikan masalah banjir di Jakarta dengan melakukan pembenahan sistem pengelolaan air, mulai dari pembangunan tanggul, revitalisasi waduk, membenahi pompa dan pintu air.

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz